alexametrics
22.4 C
Jember
Sunday, 26 June 2022

Tom Cruise Kembali Perankan Pete Maverick Mitchell di Top Gun: Maverick

Mobile_AP_Rectangle 1

JAKARTA, RADARJEMBER.ID – Para penggemar Tom Cruise yang telah lama menunggu akting aktor kawakan tersebut segera terpenuhi. Tom Cruise akan kembali memerankan karakter pilot ikonis Pete Maverick Mitchell dalam film terbarunya, Top Gun: Maverick, yang akan tayang pada 25 Mei di bioskop Indonesia.

BACA JUGA : Beri Tameng Radikalisme di Madrasah

Dikisahkan Cruise pada 7 September 2018 kembali ke Miramar, pangkalan militer tempat sebagian besar Top Gun difilmkan 33 tahun sebelumnya, pada musim semi 1985, yang dikutip dari keterangan resmi Paramount Pictures Indonesia.
Cruise ada di sana untuk menjalani Kurikulum Pelatihan Kelangsungan Hidup Penerbangan (Aviation Survival Training Center/ASTC) agar memenuhi syarat untuk penerbangan ekstensif di F/A-18 Angkatan Laut AS yang dia tegaskan secara pribadi sangat penting untuk pembuatan sekuel Top Gun.
“Saya sudah memikirkan sekuel Top Gun selama bertahun-tahun,” kata Cruise yang juga berperan sebagai produser di film terbarunya tersebut.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Orang-orang telah meminta sekuel selama beberapa dekade. Puluhan tahun. Dan hal yang saya katakan kepada studio dari awal adalah, ‘Jika saya akan terlibat (lagi) di (proyek) ini, kami harus mengambil (gambar) dengan praktis. Saya (berada) di F/A-18 itu, titik. Jadi, kita harus mengembangkan perlengkapan kamera, terowongan angin dan rekayasa (visual),” ungkapnya.

Cruise melanjutkan produksi film akan memakan waktu yang sangat lama bagi tim untuk menyelesaikannya. “Dan saya ingin bekerja dengan Jerry (Bruckheimer). Saya tidak akan membuat film ini tanpa dia dalam sejuta tahun. Selama bertahun-tahun, orang-orang telah berkata, ‘Tidak bisakah kamu merekam (film) dengan CGI?’ Dan saya selalu berkata, ‘Tidak. Itu bukan pengalaman (sinema).’ Saya berkata, ‘Saya perlu menemukan cerita yang tepat. Dan kami akan membutuhkan tim yang tepat. Ini film ini seperti mencoba untuk memukul peluru dengan peluru. Saya tidak sedang bermain’,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Cruise menggambarkan Bruckheimer secara sederhana. Menurutnya, Bruckheimer adalah seorang produser legendaris dan salah satu produser Hollywood yang hebat. “Ketika kami mulai mengerjakan film ini, kami sedang mengerjakan naskahnya dan saya melihat ke arah Jerry dan saya merasa seperti anak kecil lagi, seperti kembali ke tahun 1985, bekerja dengannya. (Saat itu) saya ingin belajar segalanya tentang menjadi produser,” kenang Cruise.
“Dan Top Gun adalah yang berikutnya fase bagi saya, dalam karir saya. Bagi saya, seperti Jerry, saya selalu ingin membuat cerita yang bagus dan menghibur dunia. Itu adalah tujuan saya,” imbuhnya.

- Advertisement -

JAKARTA, RADARJEMBER.ID – Para penggemar Tom Cruise yang telah lama menunggu akting aktor kawakan tersebut segera terpenuhi. Tom Cruise akan kembali memerankan karakter pilot ikonis Pete Maverick Mitchell dalam film terbarunya, Top Gun: Maverick, yang akan tayang pada 25 Mei di bioskop Indonesia.

BACA JUGA : Beri Tameng Radikalisme di Madrasah

Dikisahkan Cruise pada 7 September 2018 kembali ke Miramar, pangkalan militer tempat sebagian besar Top Gun difilmkan 33 tahun sebelumnya, pada musim semi 1985, yang dikutip dari keterangan resmi Paramount Pictures Indonesia.
Cruise ada di sana untuk menjalani Kurikulum Pelatihan Kelangsungan Hidup Penerbangan (Aviation Survival Training Center/ASTC) agar memenuhi syarat untuk penerbangan ekstensif di F/A-18 Angkatan Laut AS yang dia tegaskan secara pribadi sangat penting untuk pembuatan sekuel Top Gun.
“Saya sudah memikirkan sekuel Top Gun selama bertahun-tahun,” kata Cruise yang juga berperan sebagai produser di film terbarunya tersebut.

“Orang-orang telah meminta sekuel selama beberapa dekade. Puluhan tahun. Dan hal yang saya katakan kepada studio dari awal adalah, ‘Jika saya akan terlibat (lagi) di (proyek) ini, kami harus mengambil (gambar) dengan praktis. Saya (berada) di F/A-18 itu, titik. Jadi, kita harus mengembangkan perlengkapan kamera, terowongan angin dan rekayasa (visual),” ungkapnya.

Cruise melanjutkan produksi film akan memakan waktu yang sangat lama bagi tim untuk menyelesaikannya. “Dan saya ingin bekerja dengan Jerry (Bruckheimer). Saya tidak akan membuat film ini tanpa dia dalam sejuta tahun. Selama bertahun-tahun, orang-orang telah berkata, ‘Tidak bisakah kamu merekam (film) dengan CGI?’ Dan saya selalu berkata, ‘Tidak. Itu bukan pengalaman (sinema).’ Saya berkata, ‘Saya perlu menemukan cerita yang tepat. Dan kami akan membutuhkan tim yang tepat. Ini film ini seperti mencoba untuk memukul peluru dengan peluru. Saya tidak sedang bermain’,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Cruise menggambarkan Bruckheimer secara sederhana. Menurutnya, Bruckheimer adalah seorang produser legendaris dan salah satu produser Hollywood yang hebat. “Ketika kami mulai mengerjakan film ini, kami sedang mengerjakan naskahnya dan saya melihat ke arah Jerry dan saya merasa seperti anak kecil lagi, seperti kembali ke tahun 1985, bekerja dengannya. (Saat itu) saya ingin belajar segalanya tentang menjadi produser,” kenang Cruise.
“Dan Top Gun adalah yang berikutnya fase bagi saya, dalam karir saya. Bagi saya, seperti Jerry, saya selalu ingin membuat cerita yang bagus dan menghibur dunia. Itu adalah tujuan saya,” imbuhnya.

JAKARTA, RADARJEMBER.ID – Para penggemar Tom Cruise yang telah lama menunggu akting aktor kawakan tersebut segera terpenuhi. Tom Cruise akan kembali memerankan karakter pilot ikonis Pete Maverick Mitchell dalam film terbarunya, Top Gun: Maverick, yang akan tayang pada 25 Mei di bioskop Indonesia.

BACA JUGA : Beri Tameng Radikalisme di Madrasah

Dikisahkan Cruise pada 7 September 2018 kembali ke Miramar, pangkalan militer tempat sebagian besar Top Gun difilmkan 33 tahun sebelumnya, pada musim semi 1985, yang dikutip dari keterangan resmi Paramount Pictures Indonesia.
Cruise ada di sana untuk menjalani Kurikulum Pelatihan Kelangsungan Hidup Penerbangan (Aviation Survival Training Center/ASTC) agar memenuhi syarat untuk penerbangan ekstensif di F/A-18 Angkatan Laut AS yang dia tegaskan secara pribadi sangat penting untuk pembuatan sekuel Top Gun.
“Saya sudah memikirkan sekuel Top Gun selama bertahun-tahun,” kata Cruise yang juga berperan sebagai produser di film terbarunya tersebut.

“Orang-orang telah meminta sekuel selama beberapa dekade. Puluhan tahun. Dan hal yang saya katakan kepada studio dari awal adalah, ‘Jika saya akan terlibat (lagi) di (proyek) ini, kami harus mengambil (gambar) dengan praktis. Saya (berada) di F/A-18 itu, titik. Jadi, kita harus mengembangkan perlengkapan kamera, terowongan angin dan rekayasa (visual),” ungkapnya.

Cruise melanjutkan produksi film akan memakan waktu yang sangat lama bagi tim untuk menyelesaikannya. “Dan saya ingin bekerja dengan Jerry (Bruckheimer). Saya tidak akan membuat film ini tanpa dia dalam sejuta tahun. Selama bertahun-tahun, orang-orang telah berkata, ‘Tidak bisakah kamu merekam (film) dengan CGI?’ Dan saya selalu berkata, ‘Tidak. Itu bukan pengalaman (sinema).’ Saya berkata, ‘Saya perlu menemukan cerita yang tepat. Dan kami akan membutuhkan tim yang tepat. Ini film ini seperti mencoba untuk memukul peluru dengan peluru. Saya tidak sedang bermain’,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Cruise menggambarkan Bruckheimer secara sederhana. Menurutnya, Bruckheimer adalah seorang produser legendaris dan salah satu produser Hollywood yang hebat. “Ketika kami mulai mengerjakan film ini, kami sedang mengerjakan naskahnya dan saya melihat ke arah Jerry dan saya merasa seperti anak kecil lagi, seperti kembali ke tahun 1985, bekerja dengannya. (Saat itu) saya ingin belajar segalanya tentang menjadi produser,” kenang Cruise.
“Dan Top Gun adalah yang berikutnya fase bagi saya, dalam karir saya. Bagi saya, seperti Jerry, saya selalu ingin membuat cerita yang bagus dan menghibur dunia. Itu adalah tujuan saya,” imbuhnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/