alexametrics
24 C
Jember
Saturday, 13 August 2022

Ethan Hawke Culik Anak-Anak dalam Film The Black Phone

Mobile_AP_Rectangle 1

JAKARTA, RADARJEMBER.ID – berperan sebagai “The Grabber”, penculik anak-anak yang keji, Aktor Ethan Hawke menceritakan keterlibatannya di film horor-thriller The Black Phone, itu.

BACA JUGA : Hybrid Working, Tantangan Baru bagi Perusahaan dan Karyawan

Karakter yang dimainkan, ungkap Hawke menarik untuk diulik karena baginya, tokoh tersebut sudah “rusak” karena masa lalunya dengan keluarga dan lingkungan sekitarnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Dia jelas orang yang sangat rusak. Dalam sebuah film tentang orang tua yang meneruskan siksaan mereka dan bagaimana sang anak menghindarinya, dalam banyak hal, ini adalah tentang bagaimana sebuah generasi mencoba untuk menginjak-injak cinta yang ada di bawahnya,” ungkap Hawke seperti dikutip dalam siaran pers Universal Pictures.

“Saya pikir dia merasakan rasa keadilan ketika menimbulkan rasa sakit pada orang lain karena apa yang dilakukan padanya,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Hawke menceritakan pengalamannya saat memerankan si tokoh penjahat yang selalu mengenakan topeng ketika beraksi. Baginya, berakting menggunakan topeng membuatnya “lebih bebas”.
“Ada sesuatu yang membebaskan tentang (penggunaan) topeng itu. Ketika saya masih kecil, saya ingat pergi ke kelas drama dan mempelajari apa yang dapat dilakukan topeng terhadap bahasa tubuh dan suara, dan bagaimana hal itu dapat memengaruhi hubungan pemain dengan penonton,” kata pemain film Before Trilogy tersebut.

“Juga, hidup melalui pandemi, dengan wajah kami tertutup sepanjang waktu, saya merasa itu juga sangat menarik,” imbuhnya.

- Advertisement -

JAKARTA, RADARJEMBER.ID – berperan sebagai “The Grabber”, penculik anak-anak yang keji, Aktor Ethan Hawke menceritakan keterlibatannya di film horor-thriller The Black Phone, itu.

BACA JUGA : Hybrid Working, Tantangan Baru bagi Perusahaan dan Karyawan

Karakter yang dimainkan, ungkap Hawke menarik untuk diulik karena baginya, tokoh tersebut sudah “rusak” karena masa lalunya dengan keluarga dan lingkungan sekitarnya.

“Dia jelas orang yang sangat rusak. Dalam sebuah film tentang orang tua yang meneruskan siksaan mereka dan bagaimana sang anak menghindarinya, dalam banyak hal, ini adalah tentang bagaimana sebuah generasi mencoba untuk menginjak-injak cinta yang ada di bawahnya,” ungkap Hawke seperti dikutip dalam siaran pers Universal Pictures.

“Saya pikir dia merasakan rasa keadilan ketika menimbulkan rasa sakit pada orang lain karena apa yang dilakukan padanya,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Hawke menceritakan pengalamannya saat memerankan si tokoh penjahat yang selalu mengenakan topeng ketika beraksi. Baginya, berakting menggunakan topeng membuatnya “lebih bebas”.
“Ada sesuatu yang membebaskan tentang (penggunaan) topeng itu. Ketika saya masih kecil, saya ingat pergi ke kelas drama dan mempelajari apa yang dapat dilakukan topeng terhadap bahasa tubuh dan suara, dan bagaimana hal itu dapat memengaruhi hubungan pemain dengan penonton,” kata pemain film Before Trilogy tersebut.

“Juga, hidup melalui pandemi, dengan wajah kami tertutup sepanjang waktu, saya merasa itu juga sangat menarik,” imbuhnya.

JAKARTA, RADARJEMBER.ID – berperan sebagai “The Grabber”, penculik anak-anak yang keji, Aktor Ethan Hawke menceritakan keterlibatannya di film horor-thriller The Black Phone, itu.

BACA JUGA : Hybrid Working, Tantangan Baru bagi Perusahaan dan Karyawan

Karakter yang dimainkan, ungkap Hawke menarik untuk diulik karena baginya, tokoh tersebut sudah “rusak” karena masa lalunya dengan keluarga dan lingkungan sekitarnya.

“Dia jelas orang yang sangat rusak. Dalam sebuah film tentang orang tua yang meneruskan siksaan mereka dan bagaimana sang anak menghindarinya, dalam banyak hal, ini adalah tentang bagaimana sebuah generasi mencoba untuk menginjak-injak cinta yang ada di bawahnya,” ungkap Hawke seperti dikutip dalam siaran pers Universal Pictures.

“Saya pikir dia merasakan rasa keadilan ketika menimbulkan rasa sakit pada orang lain karena apa yang dilakukan padanya,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Hawke menceritakan pengalamannya saat memerankan si tokoh penjahat yang selalu mengenakan topeng ketika beraksi. Baginya, berakting menggunakan topeng membuatnya “lebih bebas”.
“Ada sesuatu yang membebaskan tentang (penggunaan) topeng itu. Ketika saya masih kecil, saya ingat pergi ke kelas drama dan mempelajari apa yang dapat dilakukan topeng terhadap bahasa tubuh dan suara, dan bagaimana hal itu dapat memengaruhi hubungan pemain dengan penonton,” kata pemain film Before Trilogy tersebut.

“Juga, hidup melalui pandemi, dengan wajah kami tertutup sepanjang waktu, saya merasa itu juga sangat menarik,” imbuhnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/