alexametrics
21.9 C
Jember
Friday, 19 August 2022

Tiga Musisi Besar dalam Konser Semua Jadi Satu Digelar 29 Juli

Mobile_AP_Rectangle 1

JAKARTA, RADARJEMBER.ID – Konser bertajuk Semua Jadi Satu pada 29 Juli 2022 di Balai Sarbini, Jakarta, akan menampilkan tiga musisi kawakan Indonesia Fariz RM, Deddy Dhukun, dan Mus Mujiono.

BACA JUGA : Single Wijayakusuma Tandai Kembalinya Aksara Records setelah 13 Tahun

Seperti dalam keterangan pers yang diterima di Jakarta Project Director Konser Semua Jadi Satu Iwan Kurniawan mengatakan, konser ini merupakan penghargaan bagi para legenda musik Indonesia. “Konser ini merupakan bukti bahwa karya-karya musik dari para legenda tidak akan pernah hilang, dan bisa terus dinikmati oleh pencinta musik Indonesia dari berbagai generasi. Tentu saja, akan ada banyak elemen dalam konser yang akan menambah keseruan, tidak hanya sekedar sing along, ” katanya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Iwan menambahkan, animo masyarakat untuk menyaksikan konser ini pun cukup tinggi. “Ini terbukti dengan tiket Bronze yang sold out hanya beberapa hari setelah kita open ticket sale,” katanya.

Bagi generasi pencinta musik yang lahir pada tahun 60-70-an, pasti mengenal tiga nama besar ini, dan karena mengalami musik era 80-an di usia remaja. Era ini dikenang sebagai masa dimana berbagai genre musik saling melahirkan karya terbaik, fenomenal dan sedang mencapai puncak kejayaannya.

Di industri musik Indonesia, Deddy Dhukun, Fariz RM, dan Mus Mujiono, adalah musisi, vokalis sekaligus pencipta lagu, yang karya-karyanya dianggap tetap dicari dan dinikmati hingga kini. Bahkan tidak jarang, banyak artis muda yang mencoba melahirkan kembali karya–karya musik bernuansa 80-an.

Menyatukan tiga musisi besar ini dalam satu konser musik, di satu sisi menjadi tantangan, agar tak sekadar menjual nostalgia. Dengan menampilkan beberapa gimmick dan aspek kejutan, diharapkan mampu mengemas konser dengan penampilan dan konsep yang segar.

- Advertisement -

JAKARTA, RADARJEMBER.ID – Konser bertajuk Semua Jadi Satu pada 29 Juli 2022 di Balai Sarbini, Jakarta, akan menampilkan tiga musisi kawakan Indonesia Fariz RM, Deddy Dhukun, dan Mus Mujiono.

BACA JUGA : Single Wijayakusuma Tandai Kembalinya Aksara Records setelah 13 Tahun

Seperti dalam keterangan pers yang diterima di Jakarta Project Director Konser Semua Jadi Satu Iwan Kurniawan mengatakan, konser ini merupakan penghargaan bagi para legenda musik Indonesia. “Konser ini merupakan bukti bahwa karya-karya musik dari para legenda tidak akan pernah hilang, dan bisa terus dinikmati oleh pencinta musik Indonesia dari berbagai generasi. Tentu saja, akan ada banyak elemen dalam konser yang akan menambah keseruan, tidak hanya sekedar sing along, ” katanya.

Iwan menambahkan, animo masyarakat untuk menyaksikan konser ini pun cukup tinggi. “Ini terbukti dengan tiket Bronze yang sold out hanya beberapa hari setelah kita open ticket sale,” katanya.

Bagi generasi pencinta musik yang lahir pada tahun 60-70-an, pasti mengenal tiga nama besar ini, dan karena mengalami musik era 80-an di usia remaja. Era ini dikenang sebagai masa dimana berbagai genre musik saling melahirkan karya terbaik, fenomenal dan sedang mencapai puncak kejayaannya.

Di industri musik Indonesia, Deddy Dhukun, Fariz RM, dan Mus Mujiono, adalah musisi, vokalis sekaligus pencipta lagu, yang karya-karyanya dianggap tetap dicari dan dinikmati hingga kini. Bahkan tidak jarang, banyak artis muda yang mencoba melahirkan kembali karya–karya musik bernuansa 80-an.

Menyatukan tiga musisi besar ini dalam satu konser musik, di satu sisi menjadi tantangan, agar tak sekadar menjual nostalgia. Dengan menampilkan beberapa gimmick dan aspek kejutan, diharapkan mampu mengemas konser dengan penampilan dan konsep yang segar.

JAKARTA, RADARJEMBER.ID – Konser bertajuk Semua Jadi Satu pada 29 Juli 2022 di Balai Sarbini, Jakarta, akan menampilkan tiga musisi kawakan Indonesia Fariz RM, Deddy Dhukun, dan Mus Mujiono.

BACA JUGA : Single Wijayakusuma Tandai Kembalinya Aksara Records setelah 13 Tahun

Seperti dalam keterangan pers yang diterima di Jakarta Project Director Konser Semua Jadi Satu Iwan Kurniawan mengatakan, konser ini merupakan penghargaan bagi para legenda musik Indonesia. “Konser ini merupakan bukti bahwa karya-karya musik dari para legenda tidak akan pernah hilang, dan bisa terus dinikmati oleh pencinta musik Indonesia dari berbagai generasi. Tentu saja, akan ada banyak elemen dalam konser yang akan menambah keseruan, tidak hanya sekedar sing along, ” katanya.

Iwan menambahkan, animo masyarakat untuk menyaksikan konser ini pun cukup tinggi. “Ini terbukti dengan tiket Bronze yang sold out hanya beberapa hari setelah kita open ticket sale,” katanya.

Bagi generasi pencinta musik yang lahir pada tahun 60-70-an, pasti mengenal tiga nama besar ini, dan karena mengalami musik era 80-an di usia remaja. Era ini dikenang sebagai masa dimana berbagai genre musik saling melahirkan karya terbaik, fenomenal dan sedang mencapai puncak kejayaannya.

Di industri musik Indonesia, Deddy Dhukun, Fariz RM, dan Mus Mujiono, adalah musisi, vokalis sekaligus pencipta lagu, yang karya-karyanya dianggap tetap dicari dan dinikmati hingga kini. Bahkan tidak jarang, banyak artis muda yang mencoba melahirkan kembali karya–karya musik bernuansa 80-an.

Menyatukan tiga musisi besar ini dalam satu konser musik, di satu sisi menjadi tantangan, agar tak sekadar menjual nostalgia. Dengan menampilkan beberapa gimmick dan aspek kejutan, diharapkan mampu mengemas konser dengan penampilan dan konsep yang segar.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/