alexametrics
22.3 C
Jember
Tuesday, 9 August 2022

Single Wijayakusuma Tandai Kembalinya Aksara Records setelah 13 Tahun

Mobile_AP_Rectangle 1

JAKARTA, RADARJEMBER.ID – Kembalinya label rekaman Aksara Records setelah hampir 13 tahun tidak beroperasi, ditandai dengan  single terbaru solois Ardhito Pramono pada Kamis berjudul Wijayakusuma. Single tersebut merupakan salah satu materi dari album penuh mendatang di bawah naungan label Aksara Records.

BACA JUGA : Suami Gelap Mata Tega Bacok Istri

Seperti dikutip dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Wijayakusuma menjadi karya perdana Ardhito pasca menyelesaikan masa rehabilitasi, sekaligus penanda kembalinya label rekaman Aksara Records setelah hampir 13 tahun tidak beroperasi. Lagu tersebut diproduseri oleh Gusti Irwan Wibowo dan ditulis bersama Narpati ‘Oomleo’ Awangga.

Mobile_AP_Rectangle 2

Ardhito mulai menciptakan Wijayakusuma sejak awal 2021, ketika dia menjadi saksi penggusuran kawasan asri di Canggu, Bali, demi vila yang akan dibangun oleh warga negara asing. Awalnya, dia ingin mengritik peristiwa tersebut lewat sebuah lagu, sebelum Oomleo membalas kritik Ardhito sebab karya-karyanya yang minim sentuhan Indonesia.

Ardhito pun menggeser perspektif idenya dan melahirkan Wijayakusuma, tembang pop Indonesiana dua babak bercerita seputar eksistensial diri. Di babak pertama, Ardhito mempertanyakan makna hidup dengan iringan khidmat piano, orkestrasi yang lirih, serta sahut paduan suara.

“Banyak kecemasan gue akan … ‘guna gue apa, ya? Gue musisi, main film, penyiar juga. Terus apa?’ Malah jadi mempertanyakan fungsi diri gue. Gue cerita banyak ke Oomleo, untuk itu akhirnya gue sertakan dalam lirik,” kata Ardhito tentang bagian awal Wijayakusuma.

Lirik Wijayakusuma kemudian berkembang seiring lagunya melaju mencapai babak kedua, ketika ia mengaitkan makna hidup dengan alam semesta yang digambarkan oleh kekayaan alam maupun budaya Indonesia.

“Awalnya lagu ini tidak bisa gue rekam karena gue tidak tahu cara menyanyikannya. Pada take pertama, Oomleo merasa gue tidak nyaman dan terengah-engah. Jadi yang sudah dalam versi lagunya, itu setelah melalui take ke-100 sekian,” ujarnya.

- Advertisement -

JAKARTA, RADARJEMBER.ID – Kembalinya label rekaman Aksara Records setelah hampir 13 tahun tidak beroperasi, ditandai dengan  single terbaru solois Ardhito Pramono pada Kamis berjudul Wijayakusuma. Single tersebut merupakan salah satu materi dari album penuh mendatang di bawah naungan label Aksara Records.

BACA JUGA : Suami Gelap Mata Tega Bacok Istri

Seperti dikutip dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Wijayakusuma menjadi karya perdana Ardhito pasca menyelesaikan masa rehabilitasi, sekaligus penanda kembalinya label rekaman Aksara Records setelah hampir 13 tahun tidak beroperasi. Lagu tersebut diproduseri oleh Gusti Irwan Wibowo dan ditulis bersama Narpati ‘Oomleo’ Awangga.

Ardhito mulai menciptakan Wijayakusuma sejak awal 2021, ketika dia menjadi saksi penggusuran kawasan asri di Canggu, Bali, demi vila yang akan dibangun oleh warga negara asing. Awalnya, dia ingin mengritik peristiwa tersebut lewat sebuah lagu, sebelum Oomleo membalas kritik Ardhito sebab karya-karyanya yang minim sentuhan Indonesia.

Ardhito pun menggeser perspektif idenya dan melahirkan Wijayakusuma, tembang pop Indonesiana dua babak bercerita seputar eksistensial diri. Di babak pertama, Ardhito mempertanyakan makna hidup dengan iringan khidmat piano, orkestrasi yang lirih, serta sahut paduan suara.

“Banyak kecemasan gue akan … ‘guna gue apa, ya? Gue musisi, main film, penyiar juga. Terus apa?’ Malah jadi mempertanyakan fungsi diri gue. Gue cerita banyak ke Oomleo, untuk itu akhirnya gue sertakan dalam lirik,” kata Ardhito tentang bagian awal Wijayakusuma.

Lirik Wijayakusuma kemudian berkembang seiring lagunya melaju mencapai babak kedua, ketika ia mengaitkan makna hidup dengan alam semesta yang digambarkan oleh kekayaan alam maupun budaya Indonesia.

“Awalnya lagu ini tidak bisa gue rekam karena gue tidak tahu cara menyanyikannya. Pada take pertama, Oomleo merasa gue tidak nyaman dan terengah-engah. Jadi yang sudah dalam versi lagunya, itu setelah melalui take ke-100 sekian,” ujarnya.

JAKARTA, RADARJEMBER.ID – Kembalinya label rekaman Aksara Records setelah hampir 13 tahun tidak beroperasi, ditandai dengan  single terbaru solois Ardhito Pramono pada Kamis berjudul Wijayakusuma. Single tersebut merupakan salah satu materi dari album penuh mendatang di bawah naungan label Aksara Records.

BACA JUGA : Suami Gelap Mata Tega Bacok Istri

Seperti dikutip dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Wijayakusuma menjadi karya perdana Ardhito pasca menyelesaikan masa rehabilitasi, sekaligus penanda kembalinya label rekaman Aksara Records setelah hampir 13 tahun tidak beroperasi. Lagu tersebut diproduseri oleh Gusti Irwan Wibowo dan ditulis bersama Narpati ‘Oomleo’ Awangga.

Ardhito mulai menciptakan Wijayakusuma sejak awal 2021, ketika dia menjadi saksi penggusuran kawasan asri di Canggu, Bali, demi vila yang akan dibangun oleh warga negara asing. Awalnya, dia ingin mengritik peristiwa tersebut lewat sebuah lagu, sebelum Oomleo membalas kritik Ardhito sebab karya-karyanya yang minim sentuhan Indonesia.

Ardhito pun menggeser perspektif idenya dan melahirkan Wijayakusuma, tembang pop Indonesiana dua babak bercerita seputar eksistensial diri. Di babak pertama, Ardhito mempertanyakan makna hidup dengan iringan khidmat piano, orkestrasi yang lirih, serta sahut paduan suara.

“Banyak kecemasan gue akan … ‘guna gue apa, ya? Gue musisi, main film, penyiar juga. Terus apa?’ Malah jadi mempertanyakan fungsi diri gue. Gue cerita banyak ke Oomleo, untuk itu akhirnya gue sertakan dalam lirik,” kata Ardhito tentang bagian awal Wijayakusuma.

Lirik Wijayakusuma kemudian berkembang seiring lagunya melaju mencapai babak kedua, ketika ia mengaitkan makna hidup dengan alam semesta yang digambarkan oleh kekayaan alam maupun budaya Indonesia.

“Awalnya lagu ini tidak bisa gue rekam karena gue tidak tahu cara menyanyikannya. Pada take pertama, Oomleo merasa gue tidak nyaman dan terengah-engah. Jadi yang sudah dalam versi lagunya, itu setelah melalui take ke-100 sekian,” ujarnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/