alexametrics
31.2 C
Jember
Monday, 4 July 2022

Resmi Jadi Tersangka, Rachel Vennya Siap Menjalani Proses Hukum

Mobile_AP_Rectangle 1

Rachel kembali menyampaikan permohonan maafnya kepada masyarakat melalui akun instagramnya. Ia juga bersedia mengikuti semua proses hukum yang harus ia hadapi.

“Melalui tulisan ini aku ingin memohon maaf dengan tulus untuk semua kesalahan-kesalahanku yag membuat teman-teman marah dan sangat kecewa,” tulis Rachel.

“Aku siap mengikuti dan menjalani konskuensi hukun dari kesalahan yang sudah aku perbuat,” imbuhnya.

Yusri juga menyampaikan, jika Rachel terancam hukuman 1 tahun penjara karena kasus ini diduga memenuhi unsur pelanggaran Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2018 tentang Karantina kesehatan dan wabah penyakit. Aturan tersebut memiliki ancaman pidana 1 tahun penjara. (ona/c2/rus/JPG)

- Advertisement -

Rachel kembali menyampaikan permohonan maafnya kepada masyarakat melalui akun instagramnya. Ia juga bersedia mengikuti semua proses hukum yang harus ia hadapi.

“Melalui tulisan ini aku ingin memohon maaf dengan tulus untuk semua kesalahan-kesalahanku yag membuat teman-teman marah dan sangat kecewa,” tulis Rachel.

“Aku siap mengikuti dan menjalani konskuensi hukun dari kesalahan yang sudah aku perbuat,” imbuhnya.

Yusri juga menyampaikan, jika Rachel terancam hukuman 1 tahun penjara karena kasus ini diduga memenuhi unsur pelanggaran Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2018 tentang Karantina kesehatan dan wabah penyakit. Aturan tersebut memiliki ancaman pidana 1 tahun penjara. (ona/c2/rus/JPG)

Rachel kembali menyampaikan permohonan maafnya kepada masyarakat melalui akun instagramnya. Ia juga bersedia mengikuti semua proses hukum yang harus ia hadapi.

“Melalui tulisan ini aku ingin memohon maaf dengan tulus untuk semua kesalahan-kesalahanku yag membuat teman-teman marah dan sangat kecewa,” tulis Rachel.

“Aku siap mengikuti dan menjalani konskuensi hukun dari kesalahan yang sudah aku perbuat,” imbuhnya.

Yusri juga menyampaikan, jika Rachel terancam hukuman 1 tahun penjara karena kasus ini diduga memenuhi unsur pelanggaran Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2018 tentang Karantina kesehatan dan wabah penyakit. Aturan tersebut memiliki ancaman pidana 1 tahun penjara. (ona/c2/rus/JPG)

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/