alexametrics
30.2 C
Jember
Tuesday, 9 August 2022

Renault Gandeng Monagem untuk Amankan Pasokan Baterai

Mobile_AP_Rectangle 1

JAKARTA, RADARJEMBER.ID – Untuk mengamankan pasokan baterai untuk kendaraan listrik, pabrikan mobil Prancis Renault Group menggandeng Managem Group, perusahaan pertambangan dan hidrometalurgi Maroko.

BACA JUGA : Produk Digital Lead Validator dari JALA.ai Rambah Bisnis Otomotif

Managem Group dalam kerja sama itu akan memasok 5.000 ton kobalt sulfat per tahun untuk jangka waktu 7 tahun, dengan pengiriman pertama pada tahun 2025.

Mobile_AP_Rectangle 2

Setelah studi teknik, Grup Managem berencana berinvestasi dalam pembangunan pabrik yang berlokasi di dalam Kompleks industri Guemassa, Maroko untuk mengubah bijih kobalt menjadi kobalt sulfat.

Melalui kemitraan ini, Grup Renault telah menjamin pasokan kobalt sulfat yang signifikan, mewakili kapasitas produksi baterai tahunan hingga 15 GWh, kata Renault dalam pernyataan resmi awal Juni ini.

Kerja sama langsung keduanya ini akan menjamin sistem keterlacakan jangka panjang untuk rantai pasokan kobalt untuk baterai. Hal ini juga bertujuan mengurangi dampak terhadap lingkungan, khususnya berkat pengetahuan Managem Group yang telah mengoptimalkan efisiensi energi di fasilitas mereka melalui peningkatan penggunaan energi hijau, lebih dari 80 persen di antaranya berasal dari tenaga angin.

Perjanjian ini terutama mencakup kemungkinan untuk Grup Managem, Grup Renault dan mitra Aliansinya memajukan kerja sama lebih lanjut dalam penyediaan mangan dan tembaga sulfat, serta daur ulang bahan baterai dalam putaran pendek.

- Advertisement -

JAKARTA, RADARJEMBER.ID – Untuk mengamankan pasokan baterai untuk kendaraan listrik, pabrikan mobil Prancis Renault Group menggandeng Managem Group, perusahaan pertambangan dan hidrometalurgi Maroko.

BACA JUGA : Produk Digital Lead Validator dari JALA.ai Rambah Bisnis Otomotif

Managem Group dalam kerja sama itu akan memasok 5.000 ton kobalt sulfat per tahun untuk jangka waktu 7 tahun, dengan pengiriman pertama pada tahun 2025.

Setelah studi teknik, Grup Managem berencana berinvestasi dalam pembangunan pabrik yang berlokasi di dalam Kompleks industri Guemassa, Maroko untuk mengubah bijih kobalt menjadi kobalt sulfat.

Melalui kemitraan ini, Grup Renault telah menjamin pasokan kobalt sulfat yang signifikan, mewakili kapasitas produksi baterai tahunan hingga 15 GWh, kata Renault dalam pernyataan resmi awal Juni ini.

Kerja sama langsung keduanya ini akan menjamin sistem keterlacakan jangka panjang untuk rantai pasokan kobalt untuk baterai. Hal ini juga bertujuan mengurangi dampak terhadap lingkungan, khususnya berkat pengetahuan Managem Group yang telah mengoptimalkan efisiensi energi di fasilitas mereka melalui peningkatan penggunaan energi hijau, lebih dari 80 persen di antaranya berasal dari tenaga angin.

Perjanjian ini terutama mencakup kemungkinan untuk Grup Managem, Grup Renault dan mitra Aliansinya memajukan kerja sama lebih lanjut dalam penyediaan mangan dan tembaga sulfat, serta daur ulang bahan baterai dalam putaran pendek.

JAKARTA, RADARJEMBER.ID – Untuk mengamankan pasokan baterai untuk kendaraan listrik, pabrikan mobil Prancis Renault Group menggandeng Managem Group, perusahaan pertambangan dan hidrometalurgi Maroko.

BACA JUGA : Produk Digital Lead Validator dari JALA.ai Rambah Bisnis Otomotif

Managem Group dalam kerja sama itu akan memasok 5.000 ton kobalt sulfat per tahun untuk jangka waktu 7 tahun, dengan pengiriman pertama pada tahun 2025.

Setelah studi teknik, Grup Managem berencana berinvestasi dalam pembangunan pabrik yang berlokasi di dalam Kompleks industri Guemassa, Maroko untuk mengubah bijih kobalt menjadi kobalt sulfat.

Melalui kemitraan ini, Grup Renault telah menjamin pasokan kobalt sulfat yang signifikan, mewakili kapasitas produksi baterai tahunan hingga 15 GWh, kata Renault dalam pernyataan resmi awal Juni ini.

Kerja sama langsung keduanya ini akan menjamin sistem keterlacakan jangka panjang untuk rantai pasokan kobalt untuk baterai. Hal ini juga bertujuan mengurangi dampak terhadap lingkungan, khususnya berkat pengetahuan Managem Group yang telah mengoptimalkan efisiensi energi di fasilitas mereka melalui peningkatan penggunaan energi hijau, lebih dari 80 persen di antaranya berasal dari tenaga angin.

Perjanjian ini terutama mencakup kemungkinan untuk Grup Managem, Grup Renault dan mitra Aliansinya memajukan kerja sama lebih lanjut dalam penyediaan mangan dan tembaga sulfat, serta daur ulang bahan baterai dalam putaran pendek.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/