alexametrics
21.9 C
Jember
Saturday, 20 August 2022

Produk Digital Lead Validator dari JALA.ai Rambah Bisnis Otomotif

Mobile_AP_Rectangle 1

JAKARTA, RADARJEMBER.ID – Produk digital Lead Validator yang berfungsi sebagai filter atau tempat penyaringan calon konsumen yang masuk ke database perusahaan mulai merambah ke sektor otomotif. Melalui fitur lead validator dari perusahaan sales software JALA.ai, perusahaan diharapkan dapat melakukan proses validasi kustomer secara lebih efektif dan efisien guna mendorong penjualan di sektor otomotif.

BACA JUGA : Tugas Ketua Baru ABTI DKI, Populerkan Bola Tangan ke Masyarakat

“Sebetulnya Lead validator ini bukanlah hal yang baru, tapi kami kita kemas lagi supaya sesuai dengan bisnis model dari industri otomotif, sehingga saat implementasi pelaku bisnis tidak kesulitan,” tutur Mirfagah Iqbal, CEO JALA.ai dalam siaran persnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Lead Validator jelas Mirfagah,  dapat membantu meningkatkan peluang para pelaku bisnis di sektor otomotif untuk meningkatkan penjualan. Fitur itu mampu melakukan proses validasi untuk menyaring kustomer sebelum diserahkan ke tim sales untuk kemudian dilakukan follow-up.

Lead Validator JALA.ai merupakan proses awal dalam tahapan penjualan melalui validasi yang dilakukan via WhatsApp Chatbot.

“Selain industri otomotif, Lead Validator ini juga cocok diterapkan di berbagai sektor bisnis, karena sifatnya yang fluid dan mudah disesuaikan dengan model bisnis apapun,” katanya.

Suzuki Indomobil Sales 2W (SIS) merupakan salah satu perusahaan yang telah mengimplementasikan fitur Lead Validator bagi bisnisnya. Menurut Gunadi Riady, Sales & Digital Marketing 2W SIS, Lead Validator membuat penjualan menjadi lebih efektif dan efisien juga meningkatkan tingkat produktivitas perusahaan.

“Proses validasi ini dibutuhkan untuk membantu menjaga efisiensi dan efektivitas dari tenaga penjualan sehingga performa produktivitas dapat meningkat secara signifikan,” katanya.

- Advertisement -

JAKARTA, RADARJEMBER.ID – Produk digital Lead Validator yang berfungsi sebagai filter atau tempat penyaringan calon konsumen yang masuk ke database perusahaan mulai merambah ke sektor otomotif. Melalui fitur lead validator dari perusahaan sales software JALA.ai, perusahaan diharapkan dapat melakukan proses validasi kustomer secara lebih efektif dan efisien guna mendorong penjualan di sektor otomotif.

BACA JUGA : Tugas Ketua Baru ABTI DKI, Populerkan Bola Tangan ke Masyarakat

“Sebetulnya Lead validator ini bukanlah hal yang baru, tapi kami kita kemas lagi supaya sesuai dengan bisnis model dari industri otomotif, sehingga saat implementasi pelaku bisnis tidak kesulitan,” tutur Mirfagah Iqbal, CEO JALA.ai dalam siaran persnya.

Lead Validator jelas Mirfagah,  dapat membantu meningkatkan peluang para pelaku bisnis di sektor otomotif untuk meningkatkan penjualan. Fitur itu mampu melakukan proses validasi untuk menyaring kustomer sebelum diserahkan ke tim sales untuk kemudian dilakukan follow-up.

Lead Validator JALA.ai merupakan proses awal dalam tahapan penjualan melalui validasi yang dilakukan via WhatsApp Chatbot.

“Selain industri otomotif, Lead Validator ini juga cocok diterapkan di berbagai sektor bisnis, karena sifatnya yang fluid dan mudah disesuaikan dengan model bisnis apapun,” katanya.

Suzuki Indomobil Sales 2W (SIS) merupakan salah satu perusahaan yang telah mengimplementasikan fitur Lead Validator bagi bisnisnya. Menurut Gunadi Riady, Sales & Digital Marketing 2W SIS, Lead Validator membuat penjualan menjadi lebih efektif dan efisien juga meningkatkan tingkat produktivitas perusahaan.

“Proses validasi ini dibutuhkan untuk membantu menjaga efisiensi dan efektivitas dari tenaga penjualan sehingga performa produktivitas dapat meningkat secara signifikan,” katanya.

JAKARTA, RADARJEMBER.ID – Produk digital Lead Validator yang berfungsi sebagai filter atau tempat penyaringan calon konsumen yang masuk ke database perusahaan mulai merambah ke sektor otomotif. Melalui fitur lead validator dari perusahaan sales software JALA.ai, perusahaan diharapkan dapat melakukan proses validasi kustomer secara lebih efektif dan efisien guna mendorong penjualan di sektor otomotif.

BACA JUGA : Tugas Ketua Baru ABTI DKI, Populerkan Bola Tangan ke Masyarakat

“Sebetulnya Lead validator ini bukanlah hal yang baru, tapi kami kita kemas lagi supaya sesuai dengan bisnis model dari industri otomotif, sehingga saat implementasi pelaku bisnis tidak kesulitan,” tutur Mirfagah Iqbal, CEO JALA.ai dalam siaran persnya.

Lead Validator jelas Mirfagah,  dapat membantu meningkatkan peluang para pelaku bisnis di sektor otomotif untuk meningkatkan penjualan. Fitur itu mampu melakukan proses validasi untuk menyaring kustomer sebelum diserahkan ke tim sales untuk kemudian dilakukan follow-up.

Lead Validator JALA.ai merupakan proses awal dalam tahapan penjualan melalui validasi yang dilakukan via WhatsApp Chatbot.

“Selain industri otomotif, Lead Validator ini juga cocok diterapkan di berbagai sektor bisnis, karena sifatnya yang fluid dan mudah disesuaikan dengan model bisnis apapun,” katanya.

Suzuki Indomobil Sales 2W (SIS) merupakan salah satu perusahaan yang telah mengimplementasikan fitur Lead Validator bagi bisnisnya. Menurut Gunadi Riady, Sales & Digital Marketing 2W SIS, Lead Validator membuat penjualan menjadi lebih efektif dan efisien juga meningkatkan tingkat produktivitas perusahaan.

“Proses validasi ini dibutuhkan untuk membantu menjaga efisiensi dan efektivitas dari tenaga penjualan sehingga performa produktivitas dapat meningkat secara signifikan,” katanya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/