alexametrics
25.2C
Jember
Tuesday, 9 March 2021
Desktop_AP_Top Banner

KSEI Jember Gelar Penggalangan Dana Untuk Korban Banjir Di Jombang dan Nganjuk

Mobile_AP_Top Banner
Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Sejak awal tahun 2021 hingga saat ini, curah hujan di beberapa kota di Jawa Timur terbilang cukup tinggi. Hal tersebut menyebabkan terjadinya bencana alam seperti banjir dan tanah longsor menimpa beberapa daerah. Seperti yang terjadi di Jombang dan Nganjuk, pada dua pekan lalu, yang semakin hari justru banjir semakin meluas.

Adanya bencana alam tersebut rupanya memberikan hikmah bagi banyak orang untuk terus waspada dengan cara merawat lingkungan. Selain itu juga menggerakkan hati sebagian orang, untuk bergotong-royong membantu sesama manusia yang terdampak banjir tersebut.

Seperti yang dilakukan oleh para anggota Kelompok Studi Ekonomi Islam (KSEI) Jember. Mereka melakukan penggalangan dana untuk membantu korban banjir di Kabupaten Jombang dan Nganjuk. Meski lokasinya berjauhan, sekumpulan mahasiswa fakultas ekonomi se-Jember ini mengaku merasa empati atas bencana yang menimpa.

Mobile_AP_Rectangle 2

Dani Setyawan, ketua umum KSEI Jember mengatakan, sebagai mahluk sosial, manusia saling membutuhkan bantuan satu sama lain. Termasuk saat terjadi bencana seperti saat ini.

“Sudah seharusnya kita sebagai manusia yang bersaudara, saling membantu. Dan kita yang membantu ini juga merasa senang, jika melihat bantuan dari kita diterima dengan baik oleh mereka,” ungkap mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (Febi) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Jember tersebut.

Penggalangan dana tersebut dilakukan di tiga tempat, yaitu lampu merah Mangli, lampu merah Argopuro dan lampu merah yang berada di samping masjid Raudhotul Muchlisin. Setidaknya mereka mendapatkan dana sebanyak Rp 1.073.400 ribu rupiah.

Kemudian, Dani melanjutkan, pendapatan dana tersebut akan disalurkan melalui Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) langsung kepada korban banjir di dua kabupaten.
“KSEI melanjutkan ke IZI, kemudian dari IZI nanti disalurkan langsung ke korban,” imbuhnya.

Melalui penggalangan dana yang telah mereka lakukan itu, Dani berharap agar KSEI mampu menjadi contoh dan mengajak masyarakat untuk terus saling membantu. Dan dia juga berharap, agar bantuan yang disalurkan dapat bermanfaat sebaik mungkin.
“Semoga benar-benar dapat membantu meringankan beban saudara kita yang terdampak banjir. Dan semoga kita juga menularkan hal positif yang bisa dicontoh oleh orang-orang lainnya,” tutupnya.

 

Reporter: mg1
Fotografer: KSEI Jember for Radar Jember
Editor: Lintang Anis Bena Kinanti

- Advertisement -
Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Sejak awal tahun 2021 hingga saat ini, curah hujan di beberapa kota di Jawa Timur terbilang cukup tinggi. Hal tersebut menyebabkan terjadinya bencana alam seperti banjir dan tanah longsor menimpa beberapa daerah. Seperti yang terjadi di Jombang dan Nganjuk, pada dua pekan lalu, yang semakin hari justru banjir semakin meluas.

Adanya bencana alam tersebut rupanya memberikan hikmah bagi banyak orang untuk terus waspada dengan cara merawat lingkungan. Selain itu juga menggerakkan hati sebagian orang, untuk bergotong-royong membantu sesama manusia yang terdampak banjir tersebut.

Seperti yang dilakukan oleh para anggota Kelompok Studi Ekonomi Islam (KSEI) Jember. Mereka melakukan penggalangan dana untuk membantu korban banjir di Kabupaten Jombang dan Nganjuk. Meski lokasinya berjauhan, sekumpulan mahasiswa fakultas ekonomi se-Jember ini mengaku merasa empati atas bencana yang menimpa.

Mobile_AP_Half Page

Dani Setyawan, ketua umum KSEI Jember mengatakan, sebagai mahluk sosial, manusia saling membutuhkan bantuan satu sama lain. Termasuk saat terjadi bencana seperti saat ini.

“Sudah seharusnya kita sebagai manusia yang bersaudara, saling membantu. Dan kita yang membantu ini juga merasa senang, jika melihat bantuan dari kita diterima dengan baik oleh mereka,” ungkap mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (Febi) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Jember tersebut.

Penggalangan dana tersebut dilakukan di tiga tempat, yaitu lampu merah Mangli, lampu merah Argopuro dan lampu merah yang berada di samping masjid Raudhotul Muchlisin. Setidaknya mereka mendapatkan dana sebanyak Rp 1.073.400 ribu rupiah.

Kemudian, Dani melanjutkan, pendapatan dana tersebut akan disalurkan melalui Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) langsung kepada korban banjir di dua kabupaten.
“KSEI melanjutkan ke IZI, kemudian dari IZI nanti disalurkan langsung ke korban,” imbuhnya.

Melalui penggalangan dana yang telah mereka lakukan itu, Dani berharap agar KSEI mampu menjadi contoh dan mengajak masyarakat untuk terus saling membantu. Dan dia juga berharap, agar bantuan yang disalurkan dapat bermanfaat sebaik mungkin.
“Semoga benar-benar dapat membantu meringankan beban saudara kita yang terdampak banjir. Dan semoga kita juga menularkan hal positif yang bisa dicontoh oleh orang-orang lainnya,” tutupnya.

 

Reporter: mg1
Fotografer: KSEI Jember for Radar Jember
Editor: Lintang Anis Bena Kinanti

Desktop_AP_Leaderboard 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Sejak awal tahun 2021 hingga saat ini, curah hujan di beberapa kota di Jawa Timur terbilang cukup tinggi. Hal tersebut menyebabkan terjadinya bencana alam seperti banjir dan tanah longsor menimpa beberapa daerah. Seperti yang terjadi di Jombang dan Nganjuk, pada dua pekan lalu, yang semakin hari justru banjir semakin meluas.

Adanya bencana alam tersebut rupanya memberikan hikmah bagi banyak orang untuk terus waspada dengan cara merawat lingkungan. Selain itu juga menggerakkan hati sebagian orang, untuk bergotong-royong membantu sesama manusia yang terdampak banjir tersebut.

Seperti yang dilakukan oleh para anggota Kelompok Studi Ekonomi Islam (KSEI) Jember. Mereka melakukan penggalangan dana untuk membantu korban banjir di Kabupaten Jombang dan Nganjuk. Meski lokasinya berjauhan, sekumpulan mahasiswa fakultas ekonomi se-Jember ini mengaku merasa empati atas bencana yang menimpa.

Dani Setyawan, ketua umum KSEI Jember mengatakan, sebagai mahluk sosial, manusia saling membutuhkan bantuan satu sama lain. Termasuk saat terjadi bencana seperti saat ini.

“Sudah seharusnya kita sebagai manusia yang bersaudara, saling membantu. Dan kita yang membantu ini juga merasa senang, jika melihat bantuan dari kita diterima dengan baik oleh mereka,” ungkap mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (Febi) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Jember tersebut.

Penggalangan dana tersebut dilakukan di tiga tempat, yaitu lampu merah Mangli, lampu merah Argopuro dan lampu merah yang berada di samping masjid Raudhotul Muchlisin. Setidaknya mereka mendapatkan dana sebanyak Rp 1.073.400 ribu rupiah.

Kemudian, Dani melanjutkan, pendapatan dana tersebut akan disalurkan melalui Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) langsung kepada korban banjir di dua kabupaten.
“KSEI melanjutkan ke IZI, kemudian dari IZI nanti disalurkan langsung ke korban,” imbuhnya.

Melalui penggalangan dana yang telah mereka lakukan itu, Dani berharap agar KSEI mampu menjadi contoh dan mengajak masyarakat untuk terus saling membantu. Dan dia juga berharap, agar bantuan yang disalurkan dapat bermanfaat sebaik mungkin.
“Semoga benar-benar dapat membantu meringankan beban saudara kita yang terdampak banjir. Dan semoga kita juga menularkan hal positif yang bisa dicontoh oleh orang-orang lainnya,” tutupnya.

 

Reporter: mg1
Fotografer: KSEI Jember for Radar Jember
Editor: Lintang Anis Bena Kinanti

Mobile_AP_Rectangle 2
Desktop_AP_Skyscraper
Desktop_AP_Leaderboard 2
Desktop_AP_Rectangle 1

BERITA TERKINI

Desktop_AP_Half Page

Wajib Dibaca

Desktop_AP_Rectangle 2