Cak Thoriq: Perketat Protap Kesehatan!

MASIH ADA YANG TAK BERMASKER: Bupati Lumajang Thoriqul Haq memantau pusat perbelanjaan di sekitar Jalan PB Sudirman dan Jalan Raya Labruk. Cak Thoriq mendapati warga yang masih membandel tak mengenakan masker dengan benar.

LABRUK, RADARJEMBER.ID – Menjelang Hari Raya Idul Fitri, masyarakat tampaknya makin antusias dalam mempersiapkan salah satu hari besar Islam ini. Salah satunya dengan berbelanja. Ditambah lagi kebijakan pemerintah memperpanjang kembali jam operasional toko, tampaknya bukan membuat keramaian semakin tertib.

IKLAN

Sejumlah kawasan perbelanjaan malah membiarkan warga tidak melindungi diri. Bahkan Bupati Lumajang Thoriqul Haq menemukan warga yang tidak mengenakan masker dengan benar, ketika meninjau langsung lokasi pusat perbelanjaan di kawasan Labruk. Padahal sudah berkali-kali diingatkan.

Setelah memantau penyaluran BLT DD di Desa Wonokerto Kecamatan Tekung, Cak Thoriq, sapaan akrabnya, langsung melanjutkan perjalanannya dengan memantau ketertiban beberapa pusat keramaian. Termasuk di sekitar Jalan PB Sudirman dan Jalan Raya Labruk.

“Sosialisasi saya kira sudah tidak kurang-kurang. Tapi tadi saya temui masyarakat yang membawa masker tetapi tidak dipakai,” ungkapnya.

Dirinya menegaskan pada seluruh pusat perbelanjaan untuk menegur pengunjung yang tidak mengenakan masker. Bahkan Cak Thoriq meminta pihak manajemen untuk mempersilahkan pulang jika masih membandel.

Kebijakan melonggarkan pencegahan korona di pusat perbelanjaan telah dilakukan. Tujuannya supaya warga yang membeli kebutuhan ketika lebaran tidak berkerumun. Sehingga kedisiplinan menggunakan masker yang benar sangat penting untuk dipatuhi warga yang berbelanja. “Ada yang cuma ditaruh di leher, dengan terpaksa tegas soal itu untuk pulang,” tambahnya.

Selain mendapati warga yang tidak mengenakan masker, pihaknya juga masih mendapati pusat perbelanjaan yang belum sepenuhnya menerapkan protokol kesehatan. Misalnya masih belum mengatur batas jarak antara pembeli satu dengan lainnya. “Jam buka juga ditambah supaya lebih leluasi, bisa berbagi waktu, kalau crowded bisa ditutup supaya di dalam lebih leluasa dulu,” tambahnya.

Cak Thoriq berharap, selama penerapan kelonggaran jam operasional baik warga maupun pihak pengelola toko supaya memperhatikan protokol yang sudah disepakati. Minimal menggunakan masker yang benar, jangan sampai hanya dibuat untuk menggugurkan kewajiban.

Reporter : Atieqson Mar Iqbal

Fotografer : Istimewa

Editor : Lintang Anis Bena Kinanti