alexametrics
20.9C
Jember
Wednesday, 21 April 2021
Desktop_AP_Top Banner

Tingkatkan Daya Saing UMKM dengan Sertifikasi Halal

Mobile_AP_Top Banner
Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Dalam rangka mendorong pengembangan ekonomi syariah di Indonesia sekaligus penguatan halal value chain, Bank Indonesia Jember yang didukung stakeholders lain menyelenggarakan kegiatan sosialisasi dan promosi produk halal. Agenda yang mengangkat tema Meningkatkan Daya Saingmelalui Sertifikasi Halal ini digagas demi mendukung gerakan nasional bangga produk buatan Indonesia dan bangga berwisata di Indonesia.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jember Hestu Wibowo menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk menambah pengetahuan para pelaku UMKM mengenai sertifikasi halal. Selain itu, mendorong para pelaku UMKM untuk memasarkan produknya yang telah bersertifikasi halal.

Seperti diketahui, potensi ekonomi syariah global yang berkembang secara pesat memicu berbagai negara di dunia untuk berlomba-lomba memanfaatkan peluang dan berupaya menjadi pemain utama dalam industri halal global. Berdasarkan laporan Pew Research Center Forum on Religion and Public Life pada 2017, Hestu menjelaskan bahwa populasi muslim dunia diperkirakan akan meningkat sekitar 35 persen dalam 20 tahun mendatang. “Naik dari 1,6 miliar pada 2010 menjadi 2,2 miliar pada 2030,” terangnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Di sisi lain, antara 2010 dan 2050 penduduk, muslim memiliki tingkat pertumbuhan yang diproyeksikan sekitar 73 persen. Menurut dia, pertumbuhan itu akan lebih cepat jika dibandingkan dengan rata-rata pertumbuhan populasi global sebesar 37 persen.

Nah, berbekal jumlah populasi penduduk muslim yang terbesar di dunia, Indonesia khususnya Jember, memiliki potensi yang menjanjikan dalam pengembangan produk barang maupun jasa berbasis jaminan halal sebagai salah satu roda penggerak dan sumber pertumbuhan baru bagi perekonomian.

Sejalan dengan hal tersebut, Hestu menerangkan bahwa sertifikasi halal menjadi faktor yang berkontribusi dalam keputusan pembelian konsumen. “Industri halal Indonesia secara mayoritas masih ditopang oleh industri kecil dan menengah,” tuturnya.

Sayangnya, di mata para pengusaha UMKM, sertifikasi halal produk sampai saat ini belum menjadi prioritas, sehingga efektivitasnya menjadi sangat dibutuhkan untuk menunjang pengembangan industri halal. Untuk itu, melalui penyelenggaraan kegiatan ini, diharapkan turut memberikan kontribusi dalam mendorong efektivitas sertifikasi halal.

Hestu menjelaskan bahwa pihaknya membutuhkan sinergi yang berkesinambungan antara pihak-pihak yang berkepentingan. “Saya yakin, kita dapat mempercepat pengembangan ekonomi syariah di Indonesia, khususnya di Jember dan sekitarnya,” pungkasnya.

 

 

Jurnalis : Isnein Purnomo
Fotografer : Istimewa
Redaktur : Lintang Anis Bena Kinanti

- Advertisement -
Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Dalam rangka mendorong pengembangan ekonomi syariah di Indonesia sekaligus penguatan halal value chain, Bank Indonesia Jember yang didukung stakeholders lain menyelenggarakan kegiatan sosialisasi dan promosi produk halal. Agenda yang mengangkat tema Meningkatkan Daya Saingmelalui Sertifikasi Halal ini digagas demi mendukung gerakan nasional bangga produk buatan Indonesia dan bangga berwisata di Indonesia.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jember Hestu Wibowo menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk menambah pengetahuan para pelaku UMKM mengenai sertifikasi halal. Selain itu, mendorong para pelaku UMKM untuk memasarkan produknya yang telah bersertifikasi halal.

Seperti diketahui, potensi ekonomi syariah global yang berkembang secara pesat memicu berbagai negara di dunia untuk berlomba-lomba memanfaatkan peluang dan berupaya menjadi pemain utama dalam industri halal global. Berdasarkan laporan Pew Research Center Forum on Religion and Public Life pada 2017, Hestu menjelaskan bahwa populasi muslim dunia diperkirakan akan meningkat sekitar 35 persen dalam 20 tahun mendatang. “Naik dari 1,6 miliar pada 2010 menjadi 2,2 miliar pada 2030,” terangnya.

Mobile_AP_Half Page

Di sisi lain, antara 2010 dan 2050 penduduk, muslim memiliki tingkat pertumbuhan yang diproyeksikan sekitar 73 persen. Menurut dia, pertumbuhan itu akan lebih cepat jika dibandingkan dengan rata-rata pertumbuhan populasi global sebesar 37 persen.

Nah, berbekal jumlah populasi penduduk muslim yang terbesar di dunia, Indonesia khususnya Jember, memiliki potensi yang menjanjikan dalam pengembangan produk barang maupun jasa berbasis jaminan halal sebagai salah satu roda penggerak dan sumber pertumbuhan baru bagi perekonomian.

Sejalan dengan hal tersebut, Hestu menerangkan bahwa sertifikasi halal menjadi faktor yang berkontribusi dalam keputusan pembelian konsumen. “Industri halal Indonesia secara mayoritas masih ditopang oleh industri kecil dan menengah,” tuturnya.

Sayangnya, di mata para pengusaha UMKM, sertifikasi halal produk sampai saat ini belum menjadi prioritas, sehingga efektivitasnya menjadi sangat dibutuhkan untuk menunjang pengembangan industri halal. Untuk itu, melalui penyelenggaraan kegiatan ini, diharapkan turut memberikan kontribusi dalam mendorong efektivitas sertifikasi halal.

Hestu menjelaskan bahwa pihaknya membutuhkan sinergi yang berkesinambungan antara pihak-pihak yang berkepentingan. “Saya yakin, kita dapat mempercepat pengembangan ekonomi syariah di Indonesia, khususnya di Jember dan sekitarnya,” pungkasnya.

 

 

Jurnalis : Isnein Purnomo
Fotografer : Istimewa
Redaktur : Lintang Anis Bena Kinanti

Desktop_AP_Leaderboard 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Dalam rangka mendorong pengembangan ekonomi syariah di Indonesia sekaligus penguatan halal value chain, Bank Indonesia Jember yang didukung stakeholders lain menyelenggarakan kegiatan sosialisasi dan promosi produk halal. Agenda yang mengangkat tema Meningkatkan Daya Saingmelalui Sertifikasi Halal ini digagas demi mendukung gerakan nasional bangga produk buatan Indonesia dan bangga berwisata di Indonesia.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jember Hestu Wibowo menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk menambah pengetahuan para pelaku UMKM mengenai sertifikasi halal. Selain itu, mendorong para pelaku UMKM untuk memasarkan produknya yang telah bersertifikasi halal.

Seperti diketahui, potensi ekonomi syariah global yang berkembang secara pesat memicu berbagai negara di dunia untuk berlomba-lomba memanfaatkan peluang dan berupaya menjadi pemain utama dalam industri halal global. Berdasarkan laporan Pew Research Center Forum on Religion and Public Life pada 2017, Hestu menjelaskan bahwa populasi muslim dunia diperkirakan akan meningkat sekitar 35 persen dalam 20 tahun mendatang. “Naik dari 1,6 miliar pada 2010 menjadi 2,2 miliar pada 2030,” terangnya.

Di sisi lain, antara 2010 dan 2050 penduduk, muslim memiliki tingkat pertumbuhan yang diproyeksikan sekitar 73 persen. Menurut dia, pertumbuhan itu akan lebih cepat jika dibandingkan dengan rata-rata pertumbuhan populasi global sebesar 37 persen.

Nah, berbekal jumlah populasi penduduk muslim yang terbesar di dunia, Indonesia khususnya Jember, memiliki potensi yang menjanjikan dalam pengembangan produk barang maupun jasa berbasis jaminan halal sebagai salah satu roda penggerak dan sumber pertumbuhan baru bagi perekonomian.

Sejalan dengan hal tersebut, Hestu menerangkan bahwa sertifikasi halal menjadi faktor yang berkontribusi dalam keputusan pembelian konsumen. “Industri halal Indonesia secara mayoritas masih ditopang oleh industri kecil dan menengah,” tuturnya.

Sayangnya, di mata para pengusaha UMKM, sertifikasi halal produk sampai saat ini belum menjadi prioritas, sehingga efektivitasnya menjadi sangat dibutuhkan untuk menunjang pengembangan industri halal. Untuk itu, melalui penyelenggaraan kegiatan ini, diharapkan turut memberikan kontribusi dalam mendorong efektivitas sertifikasi halal.

Hestu menjelaskan bahwa pihaknya membutuhkan sinergi yang berkesinambungan antara pihak-pihak yang berkepentingan. “Saya yakin, kita dapat mempercepat pengembangan ekonomi syariah di Indonesia, khususnya di Jember dan sekitarnya,” pungkasnya.

 

 

Jurnalis : Isnein Purnomo
Fotografer : Istimewa
Redaktur : Lintang Anis Bena Kinanti

Mobile_AP_Rectangle 2
Desktop_AP_Skyscraper
Desktop_AP_Leaderboard 2
Desktop_AP_Rectangle 1

BERITA TERKINI

Desktop_AP_Half Page

Wajib Dibaca

Desktop_AP_Rectangle 2
×

Info!

Mau Langganan Koran, Info Iklan Cetak dan Iklan Online

×Info Langganan Koran