alexametrics
20.9C
Jember
Wednesday, 21 April 2021
Desktop_AP_Top Banner

Satu Tahun Ajaran, Kumpulkan 30 Medali dan Penghargaan

Komitmen mencetak generasi unggul terus dijaga MI Unggulan Nuris Jember. Buktinya, dalam satu periode tahun ajaran 2020-2021, para siswa sudah menorehkan total 30 medali dan penghargaan dari berbagai level olimpiade. Mulai dari tingkat lokal, sampai internasional.

Mobile_AP_Top Banner
Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Prestasi membanggakan lagi-lagi diukir para jagoan cilik yang tengah duduk di MI Unggulan Nuris Jember. Mereka turun di berbagai kompetisi atau olimpiade bidang sains dan matematika pada berbagai level. Hasilnya, medali, penghargaan, hingga merengkuh juara sudah diboyongnya. Tak tanggung-tanggung, total 30 medali dan penghargaan berhasil dikumpulkan para siswa berprestasi itu dalam semua level.

Hebatnya lagi, torehan 30 medali dan penghargaan itu semuanya didapatkan para siswa hanya dalam periode tahun ajaran (TA) 2020-2021. Jika menilik ke TA sebelum-sebelumnya, sudah pasti lebih banyak torehan yang mereka dapatkan.

Beberapa siswa berprestasi MI Unggulan Nuris itu, ada nama Najwan Ayuby, Kevin Abdillah Syahroni, dan Ariel Fahreza Iniesta. Ketiganya sama-sama duduk di kelas 5A. Mereka juga siswa yang tidak pernah absen di tiap olimpiade.

Mobile_AP_Rectangle 2

Kepada Jawa Pos Radar Jember, ketiga siswa berprestasi itu mengungkapkan perjalanannya mendapatkan medali saat mengikuti berbagai lomba. Rata-rata mereka menyebut, pelajaran matematika menjadi salah satu favorit ketiganya.

Bahkan, tak sekadar menjadi mapel favorit, mereka juga harus belajar rutin, disiplin waktu, mengasah kemampuannya dengan bimbingan para dewan guru di MI Unggulan Nuris Jember. “Saya tiap hari minimal latihan 15 soal matematika,” kata Ariel.

Siswa peraih perunggu dalam olimpiade tingkat internasional itu juga mengaku, minatnya di bidang matematika bukan terlahir instan. Sejak masih duduk di kelas satu, siswa asal Patrang itu sudah menunjukkan bakatnya di bidang matematika dan mulai sering mengikuti lomba. “Saya mondok di sini (Nuris Jember, Red) mulai kelas tiga. Sejak itu sering ikut lomba sampai sekarang,” imbuhnya.

Tak jauh berbeda, Kevin juga mengisahkan mengenai bakat matematikanya itu. Menurut dia, matematika itu sebenarnya mudah dan lebih gampang dari mata pelajaran lainnya. “Kuncinya ngafalin rumus,” jawabnya, singkat.

Nama Kevin ini cukup dikenal semua kakak maupun adik tingkatnya di MI Unggulan Nuris Jember. Terlebih, santri asal Pakusari itu selalu peringkat wahid sejak masih duduk di kelas satu hingga sekarang. Kata dia, cara belajarnya sebenarnya hampir sama seperti siswa kebanyakan. “Minat saya di matematika, tapi juga hobi di olahraga,” sambung Kevin.

Jika Kevin dan Ariel lebih berperawakan kalem, berbeda dengan si Najwan. Ia terlihat suka bercanda sesama rekannya. Bahkan kocak. Namun, Najwan bisa membuktikan, meski dikenal humoris, tapi urusan prestasi tidak mau kalah. “Dari kelas tiga sudah sering diajak ikut lomba. Beberapa di antaranya juara,” kata Najwan, dibalut tawa.

Selain jago matematika, Najwan mengaku juga menyukai pelajaran IPA dan bahasa Inggris. Saat ditanya apa cita-citanya, Najwan pun menjawab percaya diri. “Saya ingin jadi dosen,” jawabnya, saat ditemui Jawa Pos Radar Jember, pekan lalu.

Sebenarnya, selain tiga nama jagoan cilik itu, juga ada sejumlah nama siswa lain di MI Unggulan Nuris Jember yang juga menyabet medali atau penghargaan.

Koordinator MSains MI Unggulan Nuris Jember Muhammad Iqbal menjelaskan, torehan 30 medali itu, jika diperinci ada 26 medali olimpiade matematika tingkat nasional. Lalu, 3 medali olimpiade matematika tingkat kabupaten. Serta satu medali perunggu pada olimpiade tingkat internasional.

Menurut Iqbal, selama ini bakat dan minat anak-anak itu difasilitasi penuh dalam program ekstrakulikuler MSains MI Unggulan Nuris Jember. Termasuk minat mereka di bidang matematika dan IPA. “Namanya anak-anak, kadang mood-nya gampang berubah. Tapi, sebenarnya mereka cukup bersemangat. Torehan 30-an medali itu cukup membuktikan,” beber Iqbal.

Ia menambahkan, dalam waktu dekat, siswa MI Unggulan Nuris Jember juga bakal mengikuti olimpiade bidang sains dan matematika tingkat Jawa Timur yang diselenggarakan pekan-pekan ini. “Ini kami sedang persiapan. Semoga nanti anak-anak terus semangat dan mendapatkan hasil terbaik,” pungkasnya.

 

 

Jurnalis : Maulana
Fotografer : Maulana
Redaktur : Mahrus Sholih

- Advertisement -
Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Prestasi membanggakan lagi-lagi diukir para jagoan cilik yang tengah duduk di MI Unggulan Nuris Jember. Mereka turun di berbagai kompetisi atau olimpiade bidang sains dan matematika pada berbagai level. Hasilnya, medali, penghargaan, hingga merengkuh juara sudah diboyongnya. Tak tanggung-tanggung, total 30 medali dan penghargaan berhasil dikumpulkan para siswa berprestasi itu dalam semua level.

Hebatnya lagi, torehan 30 medali dan penghargaan itu semuanya didapatkan para siswa hanya dalam periode tahun ajaran (TA) 2020-2021. Jika menilik ke TA sebelum-sebelumnya, sudah pasti lebih banyak torehan yang mereka dapatkan.

Beberapa siswa berprestasi MI Unggulan Nuris itu, ada nama Najwan Ayuby, Kevin Abdillah Syahroni, dan Ariel Fahreza Iniesta. Ketiganya sama-sama duduk di kelas 5A. Mereka juga siswa yang tidak pernah absen di tiap olimpiade.

Mobile_AP_Half Page

Kepada Jawa Pos Radar Jember, ketiga siswa berprestasi itu mengungkapkan perjalanannya mendapatkan medali saat mengikuti berbagai lomba. Rata-rata mereka menyebut, pelajaran matematika menjadi salah satu favorit ketiganya.

Bahkan, tak sekadar menjadi mapel favorit, mereka juga harus belajar rutin, disiplin waktu, mengasah kemampuannya dengan bimbingan para dewan guru di MI Unggulan Nuris Jember. “Saya tiap hari minimal latihan 15 soal matematika,” kata Ariel.

Siswa peraih perunggu dalam olimpiade tingkat internasional itu juga mengaku, minatnya di bidang matematika bukan terlahir instan. Sejak masih duduk di kelas satu, siswa asal Patrang itu sudah menunjukkan bakatnya di bidang matematika dan mulai sering mengikuti lomba. “Saya mondok di sini (Nuris Jember, Red) mulai kelas tiga. Sejak itu sering ikut lomba sampai sekarang,” imbuhnya.

Tak jauh berbeda, Kevin juga mengisahkan mengenai bakat matematikanya itu. Menurut dia, matematika itu sebenarnya mudah dan lebih gampang dari mata pelajaran lainnya. “Kuncinya ngafalin rumus,” jawabnya, singkat.

Nama Kevin ini cukup dikenal semua kakak maupun adik tingkatnya di MI Unggulan Nuris Jember. Terlebih, santri asal Pakusari itu selalu peringkat wahid sejak masih duduk di kelas satu hingga sekarang. Kata dia, cara belajarnya sebenarnya hampir sama seperti siswa kebanyakan. “Minat saya di matematika, tapi juga hobi di olahraga,” sambung Kevin.

Jika Kevin dan Ariel lebih berperawakan kalem, berbeda dengan si Najwan. Ia terlihat suka bercanda sesama rekannya. Bahkan kocak. Namun, Najwan bisa membuktikan, meski dikenal humoris, tapi urusan prestasi tidak mau kalah. “Dari kelas tiga sudah sering diajak ikut lomba. Beberapa di antaranya juara,” kata Najwan, dibalut tawa.

Selain jago matematika, Najwan mengaku juga menyukai pelajaran IPA dan bahasa Inggris. Saat ditanya apa cita-citanya, Najwan pun menjawab percaya diri. “Saya ingin jadi dosen,” jawabnya, saat ditemui Jawa Pos Radar Jember, pekan lalu.

Sebenarnya, selain tiga nama jagoan cilik itu, juga ada sejumlah nama siswa lain di MI Unggulan Nuris Jember yang juga menyabet medali atau penghargaan.

Koordinator MSains MI Unggulan Nuris Jember Muhammad Iqbal menjelaskan, torehan 30 medali itu, jika diperinci ada 26 medali olimpiade matematika tingkat nasional. Lalu, 3 medali olimpiade matematika tingkat kabupaten. Serta satu medali perunggu pada olimpiade tingkat internasional.

Menurut Iqbal, selama ini bakat dan minat anak-anak itu difasilitasi penuh dalam program ekstrakulikuler MSains MI Unggulan Nuris Jember. Termasuk minat mereka di bidang matematika dan IPA. “Namanya anak-anak, kadang mood-nya gampang berubah. Tapi, sebenarnya mereka cukup bersemangat. Torehan 30-an medali itu cukup membuktikan,” beber Iqbal.

Ia menambahkan, dalam waktu dekat, siswa MI Unggulan Nuris Jember juga bakal mengikuti olimpiade bidang sains dan matematika tingkat Jawa Timur yang diselenggarakan pekan-pekan ini. “Ini kami sedang persiapan. Semoga nanti anak-anak terus semangat dan mendapatkan hasil terbaik,” pungkasnya.

 

 

Jurnalis : Maulana
Fotografer : Maulana
Redaktur : Mahrus Sholih

Desktop_AP_Leaderboard 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Prestasi membanggakan lagi-lagi diukir para jagoan cilik yang tengah duduk di MI Unggulan Nuris Jember. Mereka turun di berbagai kompetisi atau olimpiade bidang sains dan matematika pada berbagai level. Hasilnya, medali, penghargaan, hingga merengkuh juara sudah diboyongnya. Tak tanggung-tanggung, total 30 medali dan penghargaan berhasil dikumpulkan para siswa berprestasi itu dalam semua level.

Hebatnya lagi, torehan 30 medali dan penghargaan itu semuanya didapatkan para siswa hanya dalam periode tahun ajaran (TA) 2020-2021. Jika menilik ke TA sebelum-sebelumnya, sudah pasti lebih banyak torehan yang mereka dapatkan.

Beberapa siswa berprestasi MI Unggulan Nuris itu, ada nama Najwan Ayuby, Kevin Abdillah Syahroni, dan Ariel Fahreza Iniesta. Ketiganya sama-sama duduk di kelas 5A. Mereka juga siswa yang tidak pernah absen di tiap olimpiade.

Kepada Jawa Pos Radar Jember, ketiga siswa berprestasi itu mengungkapkan perjalanannya mendapatkan medali saat mengikuti berbagai lomba. Rata-rata mereka menyebut, pelajaran matematika menjadi salah satu favorit ketiganya.

Bahkan, tak sekadar menjadi mapel favorit, mereka juga harus belajar rutin, disiplin waktu, mengasah kemampuannya dengan bimbingan para dewan guru di MI Unggulan Nuris Jember. “Saya tiap hari minimal latihan 15 soal matematika,” kata Ariel.

Siswa peraih perunggu dalam olimpiade tingkat internasional itu juga mengaku, minatnya di bidang matematika bukan terlahir instan. Sejak masih duduk di kelas satu, siswa asal Patrang itu sudah menunjukkan bakatnya di bidang matematika dan mulai sering mengikuti lomba. “Saya mondok di sini (Nuris Jember, Red) mulai kelas tiga. Sejak itu sering ikut lomba sampai sekarang,” imbuhnya.

Tak jauh berbeda, Kevin juga mengisahkan mengenai bakat matematikanya itu. Menurut dia, matematika itu sebenarnya mudah dan lebih gampang dari mata pelajaran lainnya. “Kuncinya ngafalin rumus,” jawabnya, singkat.

Nama Kevin ini cukup dikenal semua kakak maupun adik tingkatnya di MI Unggulan Nuris Jember. Terlebih, santri asal Pakusari itu selalu peringkat wahid sejak masih duduk di kelas satu hingga sekarang. Kata dia, cara belajarnya sebenarnya hampir sama seperti siswa kebanyakan. “Minat saya di matematika, tapi juga hobi di olahraga,” sambung Kevin.

Jika Kevin dan Ariel lebih berperawakan kalem, berbeda dengan si Najwan. Ia terlihat suka bercanda sesama rekannya. Bahkan kocak. Namun, Najwan bisa membuktikan, meski dikenal humoris, tapi urusan prestasi tidak mau kalah. “Dari kelas tiga sudah sering diajak ikut lomba. Beberapa di antaranya juara,” kata Najwan, dibalut tawa.

Selain jago matematika, Najwan mengaku juga menyukai pelajaran IPA dan bahasa Inggris. Saat ditanya apa cita-citanya, Najwan pun menjawab percaya diri. “Saya ingin jadi dosen,” jawabnya, saat ditemui Jawa Pos Radar Jember, pekan lalu.

Sebenarnya, selain tiga nama jagoan cilik itu, juga ada sejumlah nama siswa lain di MI Unggulan Nuris Jember yang juga menyabet medali atau penghargaan.

Koordinator MSains MI Unggulan Nuris Jember Muhammad Iqbal menjelaskan, torehan 30 medali itu, jika diperinci ada 26 medali olimpiade matematika tingkat nasional. Lalu, 3 medali olimpiade matematika tingkat kabupaten. Serta satu medali perunggu pada olimpiade tingkat internasional.

Menurut Iqbal, selama ini bakat dan minat anak-anak itu difasilitasi penuh dalam program ekstrakulikuler MSains MI Unggulan Nuris Jember. Termasuk minat mereka di bidang matematika dan IPA. “Namanya anak-anak, kadang mood-nya gampang berubah. Tapi, sebenarnya mereka cukup bersemangat. Torehan 30-an medali itu cukup membuktikan,” beber Iqbal.

Ia menambahkan, dalam waktu dekat, siswa MI Unggulan Nuris Jember juga bakal mengikuti olimpiade bidang sains dan matematika tingkat Jawa Timur yang diselenggarakan pekan-pekan ini. “Ini kami sedang persiapan. Semoga nanti anak-anak terus semangat dan mendapatkan hasil terbaik,” pungkasnya.

 

 

Jurnalis : Maulana
Fotografer : Maulana
Redaktur : Mahrus Sholih

Mobile_AP_Rectangle 2
Desktop_AP_Skyscraper
Desktop_AP_Leaderboard 2
Desktop_AP_Rectangle 1

BERITA TERKINI

Desktop_AP_Half Page

Wajib Dibaca

Desktop_AP_Rectangle 2
×

Info!

Mau Langganan Koran, Info Iklan Cetak dan Iklan Online

×Info Langganan Koran