alexametrics
24.4C
Jember
Tuesday, 19 January 2021
Mobile_AP_Top Banner

Satgas Sarankan Bawaslu Ganti Pengawas TPS yang Reaktif

Desktop_AP_Leaderboard
Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Menjelang Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Jember 9 Desember ini, Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Jember melakukan rapid test massal kepada seluruh pengawas TPS, Rabu (02/12).

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Jember Gatot Triyono, dalam konferensi persnya mengatakan, total sasaran rapid test massal ini berjumlah 4.752 orang. Sementara yang hadir sebanyak 4.504 orang. Sedangkan sisanya atau 248 orang tidak hadir. “Dari hasil pemeriksaan rapid test, diketahui ada 625 orang yang dinyatakan reaktif,” paparnya.

Atas temuan ini, dia berharap agar Bawaslu segara mengganti petugas yang reaktif tersebut. Ini demi menjaga keamanan pelaksaan pemilihan kepala daerah yang tinggal beberapa hari lagi.

Mobile_AP_Rectangle 2

Pria yang juga Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Jember ini menjelaskan, dari 625 petugas yang dinyatakan reaktif itu hanya sebagian yang sudah melakukan tes swab. Sedangkan sebagian besar lainnya masih belum.

Lebih lanjut, pihaknya berharap, bagi semua petugas yang dinyatakan reaktif agar segera melapor ke puskesmas terdekat. “Untuk dilaksanakan test swab supaya segera tahu hasil pemeriksaannya,” pungkasnya. (kl)

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Menjelang Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Jember 9 Desember ini, Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Jember melakukan rapid test massal kepada seluruh pengawas TPS, Rabu (02/12).

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Jember Gatot Triyono, dalam konferensi persnya mengatakan, total sasaran rapid test massal ini berjumlah 4.752 orang. Sementara yang hadir sebanyak 4.504 orang. Sedangkan sisanya atau 248 orang tidak hadir. “Dari hasil pemeriksaan rapid test, diketahui ada 625 orang yang dinyatakan reaktif,” paparnya.

Atas temuan ini, dia berharap agar Bawaslu segara mengganti petugas yang reaktif tersebut. Ini demi menjaga keamanan pelaksaan pemilihan kepala daerah yang tinggal beberapa hari lagi.

Pria yang juga Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Jember ini menjelaskan, dari 625 petugas yang dinyatakan reaktif itu hanya sebagian yang sudah melakukan tes swab. Sedangkan sebagian besar lainnya masih belum.

Lebih lanjut, pihaknya berharap, bagi semua petugas yang dinyatakan reaktif agar segera melapor ke puskesmas terdekat. “Untuk dilaksanakan test swab supaya segera tahu hasil pemeriksaannya,” pungkasnya. (kl)

Mobile_AP_Half Page
Desktop_AP_Half Page

Berita Terbaru

Desktop_AP_Rectangle 1

Wajib Dibaca

Pelaku Seksual Anak Dikebiri

Sekda Nonaktif Jadi Saksi Bogem

Seperti Bangunan Tak Bertuan