alexametrics
23.5C
Jember
Tuesday, 19 January 2021
Mobile_AP_Top Banner

Pemkab Dorong Anggota KPPS Ikuti Rapid Test

Desktop_AP_Leaderboard
Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Sejak 29 November 2020, Pemkab dan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Jember, berkerjasama dengan Komisi Pemihan Umum (KPU) Jember untuk melakukan rapid test bagi seluruh anggota Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS).

Pelaksanaan rapid test ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada anggota KPPS yang terpapar virus korona. Sebab, meski rapid test tersebut dilakukan serentak 29-30 November lalu. Namun, masih terdapat beberapa anggota KPPS yang berhalangan hadir.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Jember Gatot Triyono menyampaikan, untuk mengatasi hal tersebut, Pemkab Jember dan Satuan tugas berupaya mendorong anggota KPPS yang belum agar segera melakukan rapid test.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Kami tetap membuka program itu, karena memang difasilitasi pemerintah. Bagi anggota KPPS yang belum rapid test, mereka bisa mendatangi puskesmas terdekat,” ungkapnya.

Menurut Gatot, total sasaran terdapat 4.725 anggota KPPS yang seharusnya mengikuti rapid test. Namun, terdapat 248 orang yang belum mengikuti. Dia menambahkan, dibukanya program rapid test hingga saat ini, tidak lain adalah demi kemudahan. Karena pelaksanaan rapid test ini wajib bagi seluruh anggota KPPS.

“Itu semuanya harus rapid test. Kami terus mengedukasi anggota KPPS bagaimanapun caranya agar mereka mau melakukan rapid test,” jelas Gatot yang juga merupakan Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Jember itu. (kl)

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Sejak 29 November 2020, Pemkab dan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Jember, berkerjasama dengan Komisi Pemihan Umum (KPU) Jember untuk melakukan rapid test bagi seluruh anggota Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS).

Pelaksanaan rapid test ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada anggota KPPS yang terpapar virus korona. Sebab, meski rapid test tersebut dilakukan serentak 29-30 November lalu. Namun, masih terdapat beberapa anggota KPPS yang berhalangan hadir.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Jember Gatot Triyono menyampaikan, untuk mengatasi hal tersebut, Pemkab Jember dan Satuan tugas berupaya mendorong anggota KPPS yang belum agar segera melakukan rapid test.

“Kami tetap membuka program itu, karena memang difasilitasi pemerintah. Bagi anggota KPPS yang belum rapid test, mereka bisa mendatangi puskesmas terdekat,” ungkapnya.

Menurut Gatot, total sasaran terdapat 4.725 anggota KPPS yang seharusnya mengikuti rapid test. Namun, terdapat 248 orang yang belum mengikuti. Dia menambahkan, dibukanya program rapid test hingga saat ini, tidak lain adalah demi kemudahan. Karena pelaksanaan rapid test ini wajib bagi seluruh anggota KPPS.

“Itu semuanya harus rapid test. Kami terus mengedukasi anggota KPPS bagaimanapun caranya agar mereka mau melakukan rapid test,” jelas Gatot yang juga merupakan Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Jember itu. (kl)

Mobile_AP_Half Page
Desktop_AP_Half Page

Berita Terbaru

Desktop_AP_Rectangle 1

Wajib Dibaca