alexametrics
23.5C
Jember
Tuesday, 19 January 2021
Mobile_AP_Top Banner

Jember Nihil Kasus e-KTP Ganda

Desktop_AP_Leaderboard
Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) ganda seringkali dipermasalahkan dalam pemilihan umum (pemilu). Terkait hal tersebut, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Jember Isnaini Dwi Susanti memastikan, Jember tidak ada kasus e-KTP dobel.

Menurutnya, e-KTP tidak akan mungkin bisa ganda. Kalaupun ada yang dobel itu biasanya nomor induk kependudukan (NIK). Ini bisa terjadi apabila orang yang melakukan perekaman e-KTP tidak mengonfirmasi kepada dispendukcapil bahwa sudah pernah melakukan perekaman sebelumnya.

“Ganda itu karena dia pernah merekam tapi tidak ngomong. Kalau e-KTP tidak mungkin ganda yang ganda NIK-nya,” jelasnya kepada Radar Jember ID ketika ditemui di kantornya, Jumat (04/12).

Mobile_AP_Rectangle 2

Lebih lanjut Santi mengatakan, ketika terjadi NIK ganda, maka yang bersangkutan tidak akan pernah bisa mencetak e-KTP sampai kapanpun. “Saya misalnya, Susanti itu bisa punya NIK dua tapi tidak bisa cetak e-KTP. Karena iris mataku sama dan kelihatan kan?” tuturnya.

Pihaknya mengimbau kepada seluruh masyarakat Jember, khususnya yang sudah wajib e-KTP tapi belum memiliki atau belum melakukan perekaman, agar segera melakukan perekaman di dispendukcapil untuk yang berada di wilayah kota. Sedangkan bagi yang berada di daerah, bisa datang langsung ke kantor kecamatan. Sebanyak 20 kecamatan sudah tersedia peralatannya dan bisa melakukan perekaman e-KTP.

“Kami sangat berharap masyarakat bisa hadir dan membuat e-KTP mengingat pentingnya identitas tersebut dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya. (kl)

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) ganda seringkali dipermasalahkan dalam pemilihan umum (pemilu). Terkait hal tersebut, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Jember Isnaini Dwi Susanti memastikan, Jember tidak ada kasus e-KTP dobel.

Menurutnya, e-KTP tidak akan mungkin bisa ganda. Kalaupun ada yang dobel itu biasanya nomor induk kependudukan (NIK). Ini bisa terjadi apabila orang yang melakukan perekaman e-KTP tidak mengonfirmasi kepada dispendukcapil bahwa sudah pernah melakukan perekaman sebelumnya.

“Ganda itu karena dia pernah merekam tapi tidak ngomong. Kalau e-KTP tidak mungkin ganda yang ganda NIK-nya,” jelasnya kepada Radar Jember ID ketika ditemui di kantornya, Jumat (04/12).

Lebih lanjut Santi mengatakan, ketika terjadi NIK ganda, maka yang bersangkutan tidak akan pernah bisa mencetak e-KTP sampai kapanpun. “Saya misalnya, Susanti itu bisa punya NIK dua tapi tidak bisa cetak e-KTP. Karena iris mataku sama dan kelihatan kan?” tuturnya.

Pihaknya mengimbau kepada seluruh masyarakat Jember, khususnya yang sudah wajib e-KTP tapi belum memiliki atau belum melakukan perekaman, agar segera melakukan perekaman di dispendukcapil untuk yang berada di wilayah kota. Sedangkan bagi yang berada di daerah, bisa datang langsung ke kantor kecamatan. Sebanyak 20 kecamatan sudah tersedia peralatannya dan bisa melakukan perekaman e-KTP.

“Kami sangat berharap masyarakat bisa hadir dan membuat e-KTP mengingat pentingnya identitas tersebut dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya. (kl)

Mobile_AP_Half Page
Desktop_AP_Half Page

Berita Terbaru

Desktop_AP_Rectangle 1

Wajib Dibaca