Insiden Dipicu Sopir Terobos Lampu Merah

Truk Hantam Rush, Dua Orang Kritis

RUSAK PARAH: Mobil Toyota Rush P 1046 VY yang terlibat kecelakaan mengalami rusak parah setelah ditabrak Colt Diesel di lampu merah 515, Jalan Urip Sumoharjo, Tanggul Kulon, Tanggul.

RADAR JEMBER.ID – Ini peringatan kepada pengemudi kendaraan yang belum tahu medan atau tidak pernah melintas di jalan yang dilalui. Mereka harus berhati-hati dan mematuhi rambu lalu lintas. Sebab, jika tidak, bakal mengalami insiden seperti yang terjadi di Jalan Urip Sumoharjo, Dusun Teko’an, Desa Tanggul Kulon, Kecamatan Tanggul, kemarin (30/7) pukul 02.15 dini hari.

IKLAN

Dalam kecelakaan itu, sebuah mobil Toyota Rush P 1046 VY yang dikemudikan Azis, 40, dihantam Colt Diesel DK 8966 BF dari arah samping ketika menyeberang di Jalan Soebandi. Sopir asal Desa Tegalrejo, Kecamatan Glenmore, Banyuwangi, itu hendak melajukan mobilnya ke arah Batalyon 515 Tanggul.

Saat itu, sopir mini bus tak berhenti saat mau menyeberang. Kendaraan yang juga membawa dua penumpang lain tersebut nyelonong begitu saja. Sang pengemudi tak berhenti meski melintas di lampu merah. Dia juga tak menoleh ke kiri untuk memastikan tak ada kendaraan yang melaju di jalur satu arah tersebut.

Benar saja, saat posisi sudah di tengah jalan, tiba-tiba muncul Colt Diesel yang disopiri Suparto, 49, warga Dusun Krajan, Desa Pesucen, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi. Truk itu melaju dari arah barat dengan kecepatan cukup tinggi. Karena jarak yang terlalu dekat, benturan tak bisa dihindarkan. Akibatnya, mobil warna hitam itu terseret hingga puluhan meter. Truk Diesel baru berhenti setelah menabrak pohon akasia, persis di depan rumah warga setempat.

Dalam peristiwa tersebut, Azis mengalami luka cukup parah di bagian kepala. Sementara itu, dua penumpangnya, Niami, 67, warga Dusun Krajan, Desa Manggisan, Kecamatan Tanggul, mengalami memar di kepala. Satu korban lainnya, Hanafi, 37, warga Banyuanyar, Kalibaru, Banyuwangi, mengalami patah tulang di bahu kiri.

Anggota Unit Lakalantas Polres Jember, Bripka Agung Wisnu mengatakan, terjadinya kecelakaan itu karena sopir Toyota Rush kurang hati-hati. Menurut dia, ketika mobil itu melaju dari arah selatan, pengemudi tak memperhatikan lampu merah yang menyala kuning. Padahal, tanda lampu berkedip kuning merupakan tanda kendaraan harus pelan-pelan dan hati-hati. “Sesampainya di lampu merah 515 Tanggul, sopir tidak berhenti dan tetap nyelonong hingga terjadi benturan,” ujarnya.

Upaya pertolongan dilakukan oleh petugas yang dibantu warga. Beberapa korban dilarikan ke Puskemas Tanggul. Namun, karena dua korban mengalami luka cukup serius, selanjutnya mereka dirujuk ke IGD RSD dr Soebandi Jember. “Sementara Hanafi, yang mengalami patah tulang di dada kiri, dibawa ke tukang pijat sangkal putung,” terang Agung.

Dua kendaraan yang terlibat kecelakaan diamankan ke Pos Lantas Polsek sebagai barang bukti. Sedangkan muatan truk berupa janur dipindahkan ke kendaraan lain.

Suparto, sopir Colt Diesel, mengaku kaget ketika ada mobil Rush yang tiba-tiba menerobos lampu merah. Sebenarnya, dia sudah menginjak rem agar terhindar kecelakaan. Namun, karena laju kendaraan cukup cepat, upayanya tak membuahkan hasil. Truk yang dia kemudikan masih menabrak kendaraan yang muncul dari sisi kanan.

Yani, keluarga sopir Rush mengatakan, rencananya mobil yang disopiri Azis itu mengantar Niami yang minta pulang karena sakit. “Nenek Niami ini baru seminggu dijemput. Karena memang menjadi pembantu rumah tangga,” ujar lelaki asal Banyuwangi itu saat ditemui di Pos Lantas Tanggul. (*)

Reporter : Jumai

Fotografer : Jumai

Editor : Mahrus Sholih