Residivis Ditembak Petugas

Tak Kapok Jadi Napi

KAPOK: Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo bersama Sarni, 40, yang terpaksa ditembak anggota Resmob karena berusaha melawan saat akan ditangkap.

RADAR JEMBER.ID – Keluar masuk Lapas Kelas II A Jember tak membuat Sarni, 40, jera. Laki-laki asal Desa Mlokorejo, Kecamatan Puger, ini justru kembali beraksi melakukan pencurian dengan pemberatan (curat). Akibat perbuatannya, Sarni dibekuk Tim Resmob Barat Polres Jember. Bahkan, petugas memberi hadiah timah panas pada kakinya karena melawan saat akan ditangkap.

IKLAN

Menurut Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo, tersangka sudah beberapa kali melakukan aksi di wilayah hukum Polres Jember. Modusnya, tersangka mencongkel jendela rumah dan membawa kabur motor korban. “Selama beraksi, pelaku melakukannya sendirian, termasuk nyongkel jendela dan membawa motor hasil curiannya,” ujar Kusworo saat menggelar press release di Polres Jember, Selasa sore (30/7) kemarin.

Tersangka sudah membekali diri dengan obeng untuk mencongkel jendela rumah yang menjadi sasaran. “Sementara itu, untuk membawa motor korban, tersangka mempersiapkan kunci T,” imbuhnya.

Kali terakhir, yang menjadi sasaran pencurian adalah rumah Sulasmi, 40, warga Dusun Jeni, Desa Kepanjen, Gumukmas, Jumat (26/7) lalu. Di aksi terakhir Sarni, dirinya berhasil membawa kabur sepeda motor bernopol P 5637 KJ. “Kemudian, tersangka juga mengaku mencuri motor di wilayah Grenden, Puger,” ujarnya.

Padahal, tersangka merupakan residivis yang sudah tiga kali masuk Lapas Kelas IIA Jember. Kasus pertama dan kedua adalah pencurian hewan, dan terakhir kasus peredaran okerbaya. “Jadi, ini yang keempat kalinya tersangka melakukan aksi kejahatan,” ujar Kusworo.

Penangkapan tersangka, lanjut Kusworo, dilakukan di sebuah tempat lokalisasi. Saat itu, tersangka baru menenggak miras. Ketika akan ditangkap, tersangka melawan petugas dengan menggunakan obeng. “Karena melawan dan membahayakan petugas, akhirnya dilakukan tindakan tegas terukur dengan tembakan di kakinya,” lanjutnya.

Selain menangkap tersangka, pihaknya juga mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor dan sebuah obeng. “Secepatnya, motor ini akan kita serahkan kepada korban, supaya merasakan manfaatnya melaporkan kejadian itu kepada polisi. Yang pasti, motor itu kita serahkan secara gratis kepada korban,” pungkasnya. (*)

Reporter : Jumai

Fotografer : Jumai

Editor : Lintang Anis Bena Kinanti