Cadakes Harus Siap Kalah

BERIKAN ARAHAN: Kapolres Jember saat memberikan arahan di depan para Cakades di enam desa di Kecamatan Mumbulsari.

RADARJEMBER.ID, JEMBER- Pelaksanaan pemilihan kepala desa (pilkades) di wilayah Kecamatan Mumbulsari sempat memanas. Ada dua kelompok pendukung calon kades (cakades) yang nyaris bentrok. Untuk meredam suasana itu, Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo bersama sejumlah perwira mengadakan “Sarapan Pagi” bersama para cakades di wilayah hukum Polsek Mumbulsari.

IKLAN

Kegiatan ini bertempat di tempat Wisata Batu Jubang, Dusun Kemiri Songo, Desa Lampeji, Kecamatan Mumbulsari, Rabu (31/7) pagi. Ini untuk memetakan permasalahan penyelenggaraan pilkades di enam desa yang ada di kecamatan setempat. Selain diikuti cakades, kegiatan ini juga dihadiri oleh tokoh masyarakat.

Di depan para cakades, Kusworo Wibowo mengatakan, semua kontestan harus siap menang dan siap kalah. Menurutnya, jika seseorang calon tak terpilih menjadi kepala desa, itu merupakan takdir dan sudah menjadi garis tangan. “Jangan paksakan menjadi pemimpin kalau tidak amanah. Malu kalau tidak amanah. Dan jika jadi pemimpin, jadilah yang mau mendengarkan aspirasi warganya,” ujar Kusworo.

Dia juga meminta, para cakades yang terpilih supaya tidak jumawa dan tidak arogan. Sedangkan yang tak terpilih bisa menerima dengan kekalahannya secara terhormat. Jika ada yang merasa dicurangi, sambung Kusworo, laporkan lewat mekanisme yang ada. “Tetapi jangan sampai melakukan dengan pengerahan massa hingga anarkis. Kalau ada yang narkis dan melawan hukum maka kami tangkap,” tegasnya.

Kusworo juga mengingatkan, agar para cakades tak melakukan pengerahan massa. Karena, kata dia, jika ada pengerahan massa dan anarkis, yang menjadi penanggungjawab itu tak bisa lepas dari jerat hukum. “Termasuk calon kades yang mengerahkan massa itu juga harus bertanggung jawab,” pungkas Kusworo. (*)

Reporter : Jumai

Fotografer : Jumai

Editor : Mahrus Sholih