Tren Parsel Kue Kering Jelang Lebaran

Kemasan Vintage Paling Diminati

BINGKISAN LEBARAN: Toko parsel di Jalan Kartini mulai banyak pesanan yang harus dikirim. Momen Lebaran ini, parsel kue kering kemasan vintage paling banyak pembelinya.

RADAR JEMBER.ID – Tren vintage, tidak hanya untuk dekorasi saja, tapi juga mulai mengarah ke parsel. Kemasan kaleng dan tulisan gaya retro ternyata paling diminati dalam penjual parsel. Bahkan, penjual parsel pun kewalahan menerima pesanan saat mendekati Lebaran seperti ini.

IKLAN

Seperti toko parsel di Jalan Kartini, walau Lebaran tinggal menunggu hari, masih banyak pembeli yang datang dan memesan khusus. Salah satunya adalah kue kering yang dikemas dalam kaleng serta stoples kaca. Tidak hanya kue kering berkesan vintage saja, tapi juga ada minuman botol kaca dilapisi aluminium foil yang kian menambah kesan retro. “Ini bukan wine, tapi cocktail, tidak mengandung alkohol,” kata Lely Karundeng, pemilik toko parsel.

Lely mengaku, penjualan parsel Lebaran tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. “Dulu parsel unik seperti parsel elektronik, pecah belah, Tuperware itu rame. Tapi sekarang justru parsel kue kering yang dikemas dalam kaleng kecil dan stoples kaca retro,” tuturnya.

Kue kering semacam merek Igor dengan kemasan retro itulah sekarang lagi tren. Bahkan, kata dia, sudah ratusan parsel kue kering yang telah terjual. “Sekarang kewalahan menerima pesanan kue kering parsel,” jelasnya.

Penjualan tertinggi lainnya adalah parsel beserta rak piring. Lely menjelaskan, rak piring dari plastik adalah pengganti rak parsel pada umumnya. Jika pembeli ingin beli parsel, sekaligus raknya bisa dimanfaatkan, rata-rata memilih parsel dengan rak piring tersebut.

Lely menjelaskan, peningkatan pembelian parsel itu terjadi sekitar satu minggu sebelum Lebaran. Namun, juga banyak yang jauh-jauh hari bahkan sebelum puasa sudah memesan. Tak jarang pemesannya dilakukan dari Jakarta hingga luar negeri sekalipun. “Pemesan orang jauh juga banyak. Rata-rata mereka itu tidak bisa pulang ke Jember dan hanya bisa memberikan bingkisan parsel ke keluarga,” pungkasnya. (*)

Reporter : Dwi Siswanto

Fotografer : Dwi Siswanto

Editor : Hadi Sumarsono