Ada Terobosan Baru Pelantikan Pejabat

Bupati Lantik 138 Kepala Sekolah

MELANTIK: Bupati Salwa Arifin saat membacakan sumpah janji pelantikan. Ada 145 orang yang dilantik di pendapa bupati

BONDOWOSO RADAR JEMBER.ID – Bupati melantik 145 pejabat di pendapa, Rabu kemarin (29/5). Paling banyak yang dilantik adalah kepala sekolah (kasek). Selain itu, pejabat struktural di lingkungan Pemkab Bondowoso. Salah satu di antara mereka adalah Camat Klabang, Rian Hidayat, yang awalnya menjabat Sekcam Tamanan. Hal itu setelah Camat Klabang Arso pensiun. Pejabat lainnya adalah enam pengawas sekolah.

IKLAN

Bupati Salwa Arifin mengatakan, ada yang lain dalam pelantikan tersebut. Jika biasanya setelah dilantik, SK tidak langsung diserahkan. Kali ini bupati membuat terobosan baru. SK langsung diserahkan saat itu juga. “Kami bersama BKD membuat terobosan ini, agar mempercepat pelayanan dan menghindari kesempatan adanya pungli,” jelasnya.

Dijelaskannya, kepada seluruh ASN yang dimutasi, adanya mutasi adalah bentuk penyegaran. Mutasi dan promosi jabatan itu akan selalu ada selama pemerintah daerah mengehendakinya. Setiap aparatur sipil negara (ASN) sedianya harus berkomitmen untuk menjaga amanah dan jabatan yang diberikan. “Satu hal yang harus diingat, jabatan adalah amanah dan kepercayaan yang kelak akan dipertanggungjawabkan,” jelasnya.

Menurut dia, kepercayaan adalah nikmat dan amanah dari Allah SWT. Namun jika diabaikan, maka akan menjadi khianat. Oleh karenanya, kepada seluruh pejabat, bupati menegaskan jangan menjadi pejabat yang khianat.

Sementara itu, dalam hal pendidikan, salah satu upaya peningkatan mutu adalah peningkatan sumber daya manusia (SDM). SDM yang semakin bagus akan berpengaruh terhadap kinerja para guru, dewan pendidikan, masyarakat, serta pemerintah. “Kami berharap dalam meningkatkan dunia pendidikan, perlu kiranya terobosan ide-ide dan dialog bersama, serta pemikiran strategis,” terang bupati.

Sementara itu, Pj Sekda Agung Tri Handono mengatakan, pelantikan ini hanya perubahan struktur organisasi saja. Satuan pendidikan di seluruh Bondowoso diubah menjadi UPTD. Karena itu, UPTD di kecamatan itu dihapus. Namun, karena rentan kendali terlalu luas, maka di masing-masing kecamatan tetap dibentuk koordinator. Tugasnya untuk memastikan bahwa pelaporan dan koordinasi berjalan. “Tapi tidak ada jalur komando. Kepala-kepala sekolah sebagai pengendali di UPTD masing-masing,” jelasnya.

Pantauan Radarjember.id, pelantikan itu dihadiri Dandim 0822 Letkol Inf Tarmuji, Wakapolres Bondowoso Kompol David Subagyo, Kepala BKD Bondowoso Alun Taufana Kristiani, dan perwakilan Kejaksaan Negeri Bondowoso. Tampak hadir juga sejumlah Kepala OPD. (*)

Reporter : Solikhul Huda

Fotografer : Solikhul Huda

Editor : Narto