Empat Pengedar dan Penggguna Sabu Dibekuk Satreskoba Polres Jember

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) Polres Jember, meringkus 4 orang yang diduga pengguna dan pengedar Narkoba jenis sabu dan ekstasi. Keempat pelaku ditangkap di lokasi dan waktu yang berbeda. Salah satu dari keempat tersangka yang ditangkap menyimpan sabu cukup banyak yakni seberat 47,25 gram.

IKLAN

Anggota Satreskoba Polres Jember pertama kali meringkus Edi Wijayadi, 31, warga Jl. Raden Patah XIX, Kelurahan/Kecamatan Kaliwates. Dia ditangkap petugas saat berada di rumahnya, Kamis (24/10) sekitar pukul 19.30 WIB. Dalam penangkapan itu, petugas berhasil menyita sejumlah barang bukti, diantaranya 2 poket sabu seberat 0,17 gram, pipet kaca, alat hisap, sedotan, dan sebuah HP.

Saat diinterogasi, Edi mengaku membeli sabu itu dari Sambari, 43, warga Jl. Sriwijaya, Kelurahan Kranjingan, Kecamatan Sumbersari. Tak menunggu lama, polisi langsung bergerak dan berhasil meringkus Sambari di depan sebuah warung tak jauh dari rumahnya. Dari tangannya, polisi menyita barang bukti berupa satu poket sabu seberat 0,05 gram, dan sebuah HP.

Tersangka lainnya yang juga berhasil ditangkap ialah Iwan Hadi Purnomo, 36, warga Jalan Ijen, Desa Rambigundam, Kecamatan Rambipuji. Iwan ditangkap petugas saat sedang berada di teras depan Showroom ‘Tunas Mandiri Mobil’ Desa Kaliwining, Rambipuji, Jumat (25/10) sekitar pukul 12.30 WIB. Dari tangan Iwan, petugas menyita 5 poket sabu dengan berat total 0,98 gram, sebuah tas dan bungkus rokok.

Saat diinterogasi Iwan mengaku membeli sabu itu dari Mohammad Kurdi, 40, warga Dusun Mojo, Desa Biting, Kecamatan Arjasa. Mendapat informasi tersebut hari itu juga polisi  meringkus Kurdi saat berada di rumahnya, sekitar pukul 19.30 WIB. Barang bukti yang diamankan dari rumah Kurdi cukup besar yakni 8 poket aabu dengan berat total 47,25 gram, 35 butir pil ekstasi, sebuah timbangan electrik dan sebuah HP.

Kapolres Jember AKBP Alfian Nurrizal menjelaskan, keempat tersangka yang ditangkap merupakan pengguna dan pengedar. “Untuk yang pengguna ini mengaku digunakan sebagai doping untuk pekerjaan sehari hari,” ujar Alfian didampingi Kasat Reskoba, Iptu Agung Joko Hariyono, saat menggelar Press Release di Mapolres Jember, Selasa (29/10) siang.

Alfian menegaskan, bahwa pihaknya tidak akan berhenti disini saja. “Kasus ini akan terus dikembangkan hingga sampai ke akar-akarnya,” pungkas Alfian.

Reporter : Jumai

Fotografer : Jumai

Editor :