Kawah Ijen Akan Ditutup?

Sholikhul Huda/Radar Ijen PESONA ALAM: Inilah keindahan puncak Kawah Ijen. Ribuan orang melakukan pendakian setiap harinya karena ingin melihat puncak yang memesona.

RADARJEMBER.ID –  Media sosial ramai dengan surat dari BKSDA kepada Bupati Banyuwangi dan Bupati Bondowoso. Riuhnya surat tersebut karena pendakian akan ditutup selama hampir satu bulan pada September 2018. Namun BKSDA kembali membuat surat klarifikasi yang isinya pendakian Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen tetap dibuka sampai ada surat edaran resmi dari BKSDA Jatim.

IKLAN

Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga, Bondowoso Harry Patriantono mengatakan, memang akan ada pengerjaan proyek pihak ketiga di TWA Kawah Ijen. Dalam setiap langkah, BKSDA selalu berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten. “Dalam waktu dekat ini, kami akan mengadakan rapat koordinasi untuk menentukan langkah berikutnya,” jelasnya.

Informasi sampai Sabtu 28 Agustus 2018, tidak ada penutupan. Pemkab Bondowoso melalui disparpora, dengan adanya pembangunan, tidak lantas ditutup. Namun lebih pada pengurangan kapasitas pengunjung. “Karena memang pembangunan itu menggunakan akses jalan, yang apabila dipaksakan akan membahayakan bagi pengunjung,” terangnya. Karenanya harus ada pengurangan kapasitas pengunjung.

Penelusuran radarjember.id, dalam surat Rencana Penutupan Kunjungan ke TWA Kawah Ijen yang dikeluarkan BKSDA pada 21 Agustus, menyebut beberapa pertimbangan penutupan. Pertama, karena pada Bulan Agustus sampai September, kawasan TWA Kawah Ijen rawan bahaya kebakaran hutan. Sehingga perlu dilakukan kegiatan pencegahan berupa pembatasan kunjungan ke kawasan TWA Kawah Ijen.

Kedua, BKSDA akan melakukan peningkatan kualitas sarana dan prasarana di TWA Kawah Ijen. Di antaranya perbaikan jalur pendakian dan sarana pendukung, pembangunan instalasi jaringan air bersih, pembangunan miniatur Kawah Ijen sampai pusat jajanan serta pembangunan pos pengendalian kebakaran hutan dan embung air.

Ternyata tidak hanya itu, BKSDA Jatim juga akan membangun base transceiver station (BTS) dan pemasangan jaringan dari PT PLN ke Paltuding.

Sebagai langkah percepatan pembangunan, awalnya BKSDA Jatim akan menutup pada 3 – 30 September 2018. Targetnya Oktober selesai, sebab akan ada kunjungan tamu peserta Annual Meeting International Monitary Fund dari World Bank.

Karena ramai menjadi perbincangan, per tanggal 28 Agustus 2018, BKSDA Jatim memberikan surat klarifikasi. Isinya penutupan sementara kunjungan ke TWA Kawah Ijen yang telah ditetapkan pada Surat Edaran sebelumnya, diklarifikasi pada Surat Edaran terbaru yang terbit per hari ini pada tanggal 28 Agustus 2018. Dalam surat itu menyebut Kunjungan wisata Taman Wisata Alam Kawah Ijen tetap buka sampai ada surat edaran resmi dari BKSDA Jawa Timur.

Reporter & Fotografer: Sholikhul Huda
Editor : M. Shodiq Syarif
Editor Bahasa: Yerri A Aji

Reporter :

Fotografer :

Editor :