Usung Tema Perundungan di Lingkungan Anak-Anak

Triyulita Keysha Putri Maharani, Sabet Predikat Best Speech Putri Cilik Indonesia 2019

RENDAH HATI: Meski baru duduk di kelas 5 SD, prestasi Triyulita Keysha Putri Maharani di bidang tarik suara dan modelling tak perlu diragukan lagi.

RADAR JEMBER.ID – Sederet prestasi gemilang pernah diraih Keysha, dara manis kelahiran 1 Juli 2008. Mulai dari tingkat daerah hingga provinsi. Dengan semangat, gadis yang masih berseragam putih merah ini menerangkan asal usul trofi yang tertata rapi di dalam rak yang berada di ruang tamu rumahnya. Trofi terbanyak adalah modelling dan tarik suara.

IKLAN

Siswa kelas 5 SDN Jember Lor 3 ini mewarisi bakat kakaknya yang lebih dulu terjun di dunia yang sama. Sejak umur lima tahun, Keysha begitu mengagumi gerak-gerik kakaknya yang luwes, sehingga tertantang untuk ikut menggeluti bidang yang sama. “Rasanya menyenangkan lihat kakak jadi model di depan kamera,” kenangnya.

Ketertarikannya membawa gadis yang tinggal di Jalan Danau Toba ini ikut nyemplung di dunia modelling. Hingga kini, beragam prestasi berhasil dia bawa pulang, dan yang terbaru adalah menyabet gelar Best Speech dalam ajang Putri Cilik Indonesia 2019. Selain itu, Keysha didapuk sebagai Putri Budaya Jawa Timur 2019.

Isu tentang perundungan (bullying) mengantarnya ke podium Best Speech. Kala itu, dia mengampanyekan dampak buruk perundungan. Dia juga menjelaskan, perundungan merupakan bentuk tindakan menyakiti orang lain dengan cara merendahkan dan dianggapnya berdampak buruk pada masyarakat, terlebih kalangan anak kecil. “Perundungan kadang bisa meremehkan temannya. Contohnya perundungan fisik dengan dibilang gemuk,” jelasnya.

Kesibukannya di dunia modelling terkadang membuatnya kelimpungan menyeimbangkan waktu belajarnya. Namun beruntung, hingga saat ini Keysha masih tetap bisa mempertahankan nilai bagus di sekolahnya.

Selain itu, dia terus bersemangat mengembangkan bakatnya lewat kegiatan nonakademik lain. Selain modelling dan tarik suara, Keysha juga aktif berlatih renang. “Kadang ya terasa capek, tapi saya enjoy menjalaninya,” imbuhnya. Terlebih lagi, keluarganya pun sangat mendukung pilihan aktivitas Keysha.

Sucipriandana Putri Windradewi, ibunda Keysha, mengungkapkan, Keysha merupakan sosok yang periang dan ramah, meski agak malu jika berhadapan dengan orang yang baru dikenal. “Kalau sama orang baru, malu-malu dia,” ujar Suci.

Suci mengaku, ia selalu mendukung segala hal yang menjadi kesenangan anaknya. Dirinya juga merasa bangga dan senang atas prestasi anaknya yang berawal dari coba-coba itu. Namun demikian, dia tak pernah memaksakan kehendak pada anak-anaknya. ”Kesehatan dan stamina Keysha terus dijaga. Karena jadwalnya lumayan padat, jadi Keysha selalu diberi multivitamin,” ucapnya.

Bagi Suci, perlu ada perjuangan lebih untuk meraih segala harapan dan impian anak bungsunya. Dia merasa lega karena semakin hari semangat belajar Kesya semakin bertambah. “Tekuni apa yang disukai dan harus tetap rendah hati,” pungkasnya. (*)

Reporter : Nurul Azizah

Fotografer : Istimewa

Editor : Lintang Anis Bena Kinanti