Pilkades di Dukuhmencek, 26 September Nanti

Calon Lain Mundur, Tarung Lawan Istri

RADAR JEMBER.ID – Pertarungan di Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Dukuhmencek Kecamatan Sukorambi, sepertinya tak sesengit di Pilkades 2013 lalu. Nanda Setiawan SE, calon petahana, harus bertarung dengan istrinya sendiri, Tutut Darma Yudhanti, dalam pilkades gelombang ke-4, 26 September nanti.

IKLAN

Penyebabnya, Santoso, mantan rival petahana di pilkades sebelumnya, mundur tanpa alasan jelas. Dengan demikian, Pilkades Dukuhmencek hanya menyandingkan dua calon, suami istri. “Nggak tahu saya alasannya. Beliau (Santoso, Red) maju mundur dalam masa pendaftaran sampai ditutup,” jelas Nanda saat dikonfirmasi, kemarin (29/7) pagi.

Sedikit mengingatkan, dalam Pilkades Dukuhmencek 2013 silam, pertarungan antara Nanda Setiawan dengan Santoso berlangsung sengit. Bahkan, urusannya sampai ranah pengadilan. Namun, tetap dimenangkan oleh Nanda. Kini, setelah purna tugas, Nanda pun mencoba mencalonkan lagi. Terhitung mulai pertengahan Juni lalu, masa tugas Nanda sebagai Kades Dukuhmencek sudah berakhir. Kini dia hanya sebagai PLT, dengan masa tugas sampai muncul kades terpilih lagi.

Selama enam tahun menjabat, banyak prestasi ditorehkan Nanda. Paling ‘fenomenal’ adalah menyulap lapangan di belakang balai desa menjadi pusat olahraga kalangan muda. Ada empat fasilitas olahraga dalam satu lapangan luas itu. Yakni lapangan voli, futsal, badminton, dan basket. Belum lagi jogging track yang mengelilingi lokasi itu.

Anggaran pembuatan seluruh lapangan olahraga adalah Dana Desa senilai sekitar Rp 200 juta rupiah. “Saya ingin ada satu fasilitas olahraga lagi. Yakni, tenis meja. Terus mengembangkan kuliner untuk menumbuhkan ekonomi masyarakat desa,” pungkas Nanda. (*)

Reporter : Hadi Sumarsono

Fotografer : Istimewa

Editor : Hadi Sumarsono