Lahir 1 Juli, Layanan SIM Gratis

BEBAS BIAYA: Kasatlantas Polres Jember AKP M Ardi Wibowo memberikan SIM gratis kepada warga yang lahir tanggal 1 Juli, yang melakukan perpanjangan SIM.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Berbanggalah warga Jember yang lahir tanggal 1 Juli. Mereka berhak mendapatkan surat izin mengemudi (SIM) gratis, sebagai bentuk peringatan Hari Bhayangkara yang jatuh setiap tanggal 1 Juli.

IKLAN

Hal ini disampaikan Kasatlantas Polres Jember AKP Muhammad Ardi Wibowo, kemarin (29/6). Dia menuturkan, masyarakat yang lahir tanggal 1 Juli mendapatkan layanan SIM gratis. Namun, meskipun gratis, sejumlah prosedur standar tetap dilakukan. Di antaranya membawa surat keterangan sehat dari dokter, surat psikotes, mengisi formulir, dan membawa fotokopi SIM dan KTP.

Selain itu, lanjut dia, pemohon tetap harus mengikuti ujian teori dan ujian praktik. “Untuk prosedur atau SOP-nya tetap seperti biasa. Hanya PNPB (Penerimaan Negara Bukan Pajak, Red) yang digratiskan,” ujar Ardi.

SIM gratis itu berlaku untuk semua jenis SIM dan untuk semua layanan. Baik permohonan baru maupun perpanjangan. Syaratnya satu, yakni lahir pada tanggal 1 Juli. Hingga kemarin, ada delapan orang yang melakukan perpanjangan SIM mendapatkan layanan bebas biaya ini. “Jadi, silakan gunakan kesempatan ini,” tegasnya.

Salah satu warga yang menerima layanan bebas biaya ini adalah Ainur Rofiq, 58, warga Rambipuji.  Dia mengetahui program itu dari anaknya. “Kebetulan saya lahir tanggal 1 Juli. Begitu ke sini, ternyata beneran gratis,” ungkapnya, sembari menunjukkan SIM A baru miliknya.

Meski gratis, Ainur tetap mengikuti prosedur yang berlaku seperti biasa. Seperti tes kesehatan dan psikotes. “Cuma yang pas bayar di bank, itu gratis,” ungkapnya. Dia pun mengaku senang dengan program itu, karena bisa menghemat pengeluaran di masa pandemi Covid-19 seperti sekarang ini.

Hal serupa juga disampaikan Indrawati, warga kelurahan Jumerto, Kecamatan Patrang. Dia juga mendapatkan layanan perpanjangan SIM C secara gratis. “Lumayan, itung-itung uang dibuat kebutuhan lainnya,” pungkasnya.

Editor: Lintang Anis Bena Kinanti
Reporter: Jumai
Fotografer: Jumai