Jasa Pengiriman Motor Turun Drastis

Imbas Dilarang Mudik dan PSBB

DAMPAK PSBB: Suasana pengiriman barang di Stasiun Jember, sebelum perjalanan kereta api berhenti beroperasi. Jasa pengiriman barang di momen lebaran tahun ini naik, tetapi turun drastis untuk pengiriman sepeda motor.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Jasa pengiriman sepeda motor melalui ekspedisi kereta api mengalami penurunan drastis akibat pandemi Covid-19 belakangan ini. Kondisi ini diperparah dengan adanya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di sejumlah wilayah, serta larangan mudik lebaran yang resmi diberlakukan.

IKLAN

Hal itu dibenarkan oleh Kepala KA Logistik Cabang Timur Jauh Daop 9 Jember, Asep Ridwan Sidik. Menurutnya, pengiriman sepeda motor mengalami penurunan dibanding dengan lebaran tahun lalu. “Karena memang anjuran pemerintah soal larangan mudik dan pemberlakuan PSBB,” bebernya kepada Jawa Pos Radar Jember.

Selain larangan mudik dan diberlakukannya PSBB di beberapa kota dan kabupaten, penerbitan SK Menteri BUMN terkait pengaturan cuti bersama Hari Raya Idul Fitri 2020 juga berdampak pada penurunan pengiriman sepeda motor. Khususnya di wilayah timur Provinsi Jawa Timur.

Berbanding terbalik dengan pengiriman sepeda motor yang mengalami penurunan, pengiriman barang saat momen lebaran justru mengalami peningkatan. “Untuk pengiriman barang momen lebaran mulai tanggal 15-20 Mei ada peningkatan dengan persentase kenaikan sekitar 15-30 persen,” terang Asep.

Sebagai informasi, pengiriman barang dan sepeda motor dari wilayah Daop 9 Jember mulai dari Banyuwangi menuju ke Surabaya sementara ini masih menggunakan angkutan truk, belum dapat diangkut dengan kereta api. Lantaran, seperti diketahui sebelumnya, sebagian besar rangkaian kereta api di wilayah Daop 9 Jember masih berhenti beroperasi hingga 31 Mei mendatang. “Kalau dari Surabaya menuju Jakarta atau Bandung, tetap menggunakan kereta api parsel,” pungkasnya.

Reporter : Muchammad Ainul Budi

Fotografer : Muchammad Ainul Budi

Editor : Lintang Anis Bena Kinanti