Ajarkan Jiwa Kepedulian Sosial Anak

SEMANGAT BERBAGI: Pelajar SMPN 1 Kencong menggelar bagi takjil di depan kantor Jawa Pos Radar Jember

RADAR JEMBER.ID – Mengisi Ramadan dengan kegiatan sosial memang cukup mengasyikkan khususnya untuk anak-anak. Selain mendapat kesempatan untuk ngabuburit sembari menanti waktu berbuka puasa, kegiatan seperti berbagi takjil dianggap ampuh membangun karakter peduli sosial kepada anak. Terlebih untuk mereka yang masih duduk di bangku sekolah.

IKLAN

Seperti yang dilakukan oleh belasan siswa asal SMPN 1 Kencong, kemarin (29/5). Mereka sengaja datang ke kantor Jawa Pos Radar Jember untuk memupuk kepedulian di bulan Ramadan, dengan menggelar bagi-bagi takjil di depan Radar Jember.

Plt Kepala SMPN 1 Kencong, Drs Rahmaji Sudarwanto mengatakan, agenda yang dilakukan oleh siswanya itu merupakan cara sekolah membangun kepribadian anak. Menurutnya, ada sekitar 250 takjil dan makanan ringan serta sekitar 17 siswa yang turut membagikan takjil. “Takjil itu dari anak-anak, mereka bawa sendiri dan dikumpulkan. Kami hanya menjadi fasilitatornya,” tuturnya.

Event seperti itu, kata dia, sudah sering dilakukan sepanjang Ramadan ini. Tak hanya di Jawa Pos Radar Jember, tetapi juga di lingkungan sekitar SMPN 1 Kencong. Sebagai satu-satunya sekolah yang memperoleh predikat Adiwiyata di Jember, pihaknya juga berharap acara tersebut mampu mempertahankan kualitas para siswanya dan terus menjaga kepercayaan masyarakat dengan berbagai agendanya.

Hal itu dibenarkan oleh Ketua Tim Adiwiyata SMPN 1 Kencong, Rumiyati MPd. Kegiatan sosial yang dilakukan oleh sekolah tersebut merupakan salah satu program kerja kerohanian. “Program kerohanian itu salah satunya membangun kepedulian sosial. Seperti berbagi takjil, tarawih, pondok Ramadan, dan lain-lain,” terangnya.

Di akhir Ramadan ini, pihaknya juga mengadakan kegiatan pembagian zakat yang juga melibatkan anak-anak. Dengan predikat yang diperoleh sekolah ini, pihaknya ingin terus mempertahankan program kesiswaan yang produktif dan menunjang kualitasnya sebagai sekolah Adiwiyata.

Rinat Alamanda Putri, salah seorang siswi kelas delapan, mengaku cukup senang atas agenda sosial seperti itu. Menurutnya, agenda tersebut bisa mendidik siswa menjadi lebih baik. “Bisa peduli kepada sesame itu adalah sebuah kebanggaan. Semoga kami dapat mengambil berkahnya dan sekolah kami mampu mempertahankan Adiwiyata ini hingga ke level nasional,” pungkasnya. (*)

Reporter : mg2

Fotografer : Tri Joko

Editor : Lintang Anis Bena Kinanti