Polisi Buru Satu Pembobol Toko Emas yang Kabur

DILUMPUHKAN: Dua pelaku pembobolan toko emas di Jenggawah menjalani perawatan di puskesmas karena mengalami luka tembak. Sementara satu pelaku lain hingga kini masih buron dan dalam pengejaran polisi.

JENGGAWAH.RADARJEMBER.ID- Kasus percobaan perampokan toko Emas Mulia, di Jalan Raya Kawi, Desa/Kecamatan Jenggawah, Kabupaten Jember, Jawa Timur, menyisakan pekerjaan rumah bagi aparat. Karena dari hasil pemeriksaan, masih ada satu lagi pelaku yang kabur sebelum polisi datang ke Tempat Kejadian Perkara (TKP), Rabu (29/4) malam. Kini, polisi terus memburu pelaku yang kabur tersebut.

IKLAN

Informasi yang diperoleh, satu pelaku yang kabur ini merupakan warga Jember yang menjadi petununjuk di lapangan. Selain sebagai penunjuk, pelaku juga berperan memantau situasi saat dua rekannya membobol toko emas di area Pasar Jenggawah itu. Di saat kawannya beraksi, dia menunggu di luar tembok belakang toko emas milik Irwan ini.

Hasil penyelidikan kepolisin mengungkapkan, sebelum beraksi, ketiganya bertemu di Terminal Tawang Alun, sekitar pukul 16.30. Setelah menyusun rencana, mereka menuju lokasi dengan menumpang becak bermesin motor (bentor). Dari terminal langsung menuju sasaran toko emas.

Namun sebelum mereka berhasil menggasak perhiasan, dua dari tiga pelaku keburu ditangkap oleh polisi. Keduanya tersangka adalah Hadi (bukan Suhadi), 47, warga Malang. Dan Zaenal Mar’i, 58, warga Dusun Tremban, Desa Sumber Keradinan, Kecamatan Pakis, Malang. Keduanya berangkat dari Malang dengan menumpang bus.

“Saat membobol toko emas, saya bagian ngebor tembok dan Hadi kebagian mencongkel lobang yang sudah dibor,” ujar Mar’i. Sementara satu pelaku kabur, identitasnya sudah dikantongi aparat. Pelaku diketahui berinisial BD yang kini ditetapkan dalam daftar pencarian orang (DPO) kepolisian.

“Saya mulai mengebor tembok belakang toko itu pas salat Isya. Semua alat-alat untuk keperluan ngebor tembok itu dibawa dari Malang,” ujar tersangka yang pernah masuk Lapas karena kasus yang sama. “Saya pernah merampok toko emas di Pekalongan, Jawa Tengah. Hasil rampokan sebanyak 1,3 kilogram emas,” akunya.

Sementara Kapolsek Jenggawah AKP Sunarto mengatakan, pihaknya bersama Kanit Reskrim dan anggota, terus berupaya agar bisa menangkap satu pelaku yang kabur. “Mudah-mudahan pelaku yang asli warga Jember ini bisa segera tertangkap,” pungkas mantan Kasat Sabhara Polres Jember ini. (*)

Reporter : Jumai

Fotografer : Jumai

Editor : Mahrus Sholih