Kisah Warga Korban Banjir Bandang di Ijen Bondowoso

Hanya Korden yang Bisa Kami Selamatkan

YANG TERSISA: Warga yang terdampak banjir bandang di Kecamatan Ijen, Bondowoso, menyelamatkan barang yang tertimbun reruntuhan bangunan dan lumpur.

IJEN.RADARJEMBER.ID- Korban banjir bandang mulai menyelamatkan barang berharga pasca diterjang banjir bandang, Rabu (29/01) siang, kemarin sekitar pukul 14.00. Warga mengamankan barang yang masih bisa diselamatkan yang tertimbun reruntuhan rumahnya.

IKLAN

Banjir bercampur lumpur yang diikuti material kayu ini terjadi di Dusun Kampung Baru, Desa Kalisat, Kecamatan Ijen, Bondowoso, Jawa Timur. Rara-rata warga yang terdampak merupakan karyawan Kebun Kalisat Jampit, Kecamatan Ijen.

Sinta, 22, salah seorang korban mengatakan, rumah yang dia tempati bersama neneknya hancur setelah diterjang lumpur bercampur kayu. Dia kemudian mengambil perabot rumah tangga yang selamat. “Seadanya saja, selama kondisinya masih baik saya ambil,” katanya.

Proses pengambilan barang itu sempat terkendala. Karena lumpur dan material kayu yang masuk ke dalam rumah menghambat proses pengambilan benda yang berukuran besar. Seperti sepeda motor. “Kami tadi kesulitan saat mengambil motor, karena tertimbun material lumpur, kayu dan tembok rumah,” ungkap Siti,70, warga lainnya.

Bencana yang berdampak terhadap tiga desa di Kecamatan Ijen ini menyisakan kepedihan bagi korban. Sebab beberapa rumah warga ada yang sampai rusak parah. Seperti rumah milik Imam. Kini, pria 30 tahun yang tinggal bersama istri dan dua anaknya ini tak lagi memiliki tempat tinggal lantaran rumahnya rusak berat.

Terlihat, seluruh dinding rumahnya jebol diterjang banjir bandang. Imam berusaha mengambil barang berharga miliknya yang bisa diselamatkan. “Hanya korden pintu ini yang bisa saya selamatkan,” ujar Imam, yang saat itu bersama sang istri.

Petaka ini memantik kepedulian warga lain yang tak terdampak banjir. Mereka bahu membahu membantu mengais barang milik korban. “Saya tidak menyangka kalau terjadi banjir bandang. Karena kondisi terang dan juga panas. Tiba-tiba ada yang memberitau kalau ada banjir bandang,” ujar Imam, sambil melihat kondisi rumahnya yang hancur. (jum/hud)

Reporter : Jumai

Fotografer : Jumai

Editor : Mahrus Sholih