Penjual Masker Tertabrak Panther

Dua Korban Meninggal di Lokasi

JEMBER, RADARJEMBER.ID Karyawan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) di Jalan Trunojoyo berhamburan keluar kantor. Mereka terkejut karena mendengar benturan keras dari pinggir jalan raya. Tak jauh dari pos sekuriti, para karyawan melihat dua orang bersimbah darah. Keduanya merupakan korban kecelakaan yang terjadi persis di depan perusahaan pelat merah tersebut.

IKLAN

Kerasnya benturan membuat satpam kantor PDAM yang sedang bersiaga di pos jaga panik. Bersama karyawan yang lain, dia berupaya memberi pertolongan. Sebab, selain menabrak dua pedagang masker, mobil jenis Isuzu Panther yang oleng tersebut juga terus melaju hingga menubruk dua kendaraan lain yang terparkir di depan kantor. Satu kendaraan inventaris PDAM, dan satunya punya salah seorang karyawan. “Suaranya cukup lantang. Setelah ada petugas memberi tahu, baru semua karyawan keluar ke depan kantor,” kata Yudi Indrawan, karyawan PDAM.

Menurut Yudi, ada dua korban yang meninggal di lokasi kejadian. Mereka adalah pedagang masker yang biasa mangkal di depan kantor PDAM. Insiden itu cukup mengerikan. Sebab, satu korban terjepit di antara kayu dan bodi mobil penabrak. Sementara, korban yang lain terjepit dan masuk ke dalam kolong kendaraan operasional PDAM. “Untuk mengeluarkan korban yang ada di bawah, mobil harus diangkat orang banyak. Yakni karyawan dan warga,” ucapnya.

Dua penjual masker yang ada di sekitar pintu masuk PDAM itu, kata Yudi, memang sudah lama berjualan. Biasanya yang berjualan itu adalah laki-laki dan perempuan. Tapi saat petaka itu terjadi, penjual perempuan tidak ada. “Semuanya laki-laki,” ungkap Yudi.

Kecelakaan yang terjadi di dalam kota ini sempat memacetkan arus lalu lintas. Sebab, Jalan Trunojoyo merupakan jalur satu arah yang berada di kawasan padat kendaraan. Sehingga banyak pengendara yang berhenti dan mengambil video serta foto korban. “Proses evakuasi mobil yang menabrak juga menambah kemacetan,” kata Zaini, tukang becak yang biasa mangkal tak jauh dari lokasi.

Insiden maut itu melibatkan sebuah mobil Isuzu Panther. Minibus warna ungu tersebut menabrak dua pedagang masker hingga tewas di tempat. Kala itu, mobil bernomor P 312 KL tersebut melaju dengan kecepatan tinggi dari arah timur. “Sementara kedua korban sedang duduk di atas trotoar sambil menunggu pembeli datang,” kata Sainollah, warga sekitar.

Insiden itu terjadi lantaran sang sopir Panther, Holis, 45, warga Kecamatan Sumberbaru, diduga mengantuk. Nahas, ketika dia melaju dengan kecepatan tinggi dari arah timur, kendaraan itu oleng dan langsung menabrak dua pedagang masker yang duduk di atas trotoar, persis di bawah pohon akasia. Akibatnya, satu korban tewas di lokasi dengan posisi terjepit bodi mobil dan pohon. Sementara korban lain terseruduk hingga tubuhnya terlempar ke kolong mobil yang terparkir.

Informasi yang diperoleh, kedua korban adalah Ahmad Sholihin, 33, warga Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Kaliwates, dan Mujianto Permadi, 29, warga Kelurahan Jember Kidul, Kecamatan Kaliwates. Keduanya meninggal di lokasi dengan luka yang cukup parah. Selain dua korban meninggal, kecelakaan mengakibatkan dua kendaraan rusak. Yakni Daihatsu Grand Max P 1023 TO milik PDAM, dan Suzuki Ertiga P 1487 GL milik Ansori, karyawan PDAM.

Sementara itu, Kepala Unit Laka lantas Polres Jember Ipda Heri Yuliawan bersama anggota polisi yang lain datang ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Menurut dia, terjadinya kecelakaan lalu lintas yang merenggut dua nyawa ini karena sopir mobil Panther dalam kondisi mengantuk saat mengemudi. Untuk sementara, sang sopir masih dimintai keterangan. Sementara korban dilarikan ke rumah sakit. “Mobil panther kita amankan di bagian laka lantas untuk barang bukti,” pungkas Heri.

Pantauan Jawa Pos Radar Jember, setelah proses evakuasi selesai, pagar kantor PDAM langsung ditutup. Karena banyak pengguna jalan yang berhenti untuk mengambil gambar lokasi kejadian.

Editor: Mahrus Sholih
Reporter: Jumai
Fotografer: Grafis Reza