Pengumuman PPDB di Jawa Pos Radar Jember

Tak Bisa Tidur Sebelum Lihat Koran

BIAR JELAS: Orang tua calon siswa melihat pengumuman PPDB SMP Negeri jalur zonasi di Koran Jawa Pos Radar Jember. Mereka menunggu sejak dini untuk mendapatkan koran dan memastikan nama anaknya terpampang dalam pengumuman.

KALIWATES.RADARJEMBER.ID- Tugas orang tua berat ketika sang buah hati mau masuk sekolah. Apalagi, saat ini masa Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SD dan SMP Negeri jalur zonasi. Orang tua mana yang tidak deg-degan saat pengumuman.

IKLAN

Seperti beberapa orang tua yang datang ke Kantor Jawa Pos Radar Jember di Jalan Ahmad Yani 99, Keluharan Kepatihan, Kecamatan Kaliwates. Sejak pukul 01.00 dini hari, sudah ada orang tua yang datang untuk membeli Koran Jawa Pos yang di dalamnya ada pengumuman PPDB SMP Negeri, Senin (29/6).

“Saya sejak pukul 12.00 sudah keluar rumah untuk membeli koran ke Kantor Radar Jember. Saya maunya membeli koran Jawa Pos karena anak saya baru lulus SDN Patrang 20 dan daftar ke SMPN 10,” ujar Samsul, warga Patrang.

Tidak hanya Samsul yang saat itu bersama istrinya, tetapi beberapa orang tua calon siswa juga banyak yang datang.

Indra, misalnya, warga Kaliwates itu bahkan nekat datang ke percetakan yang ada di Jalan Imam Bonjol, Kaliwates. Dia mengaku sejak pukul 00.30 sudah ada di percetakan untuk membeli koran.

Dia ingin tahu, apakah anaknya yang mendaftar ke SMPN 6 Jember diterima atau tidak. Oleh karena itu, dirinya datang ke percetakana untuk membeli koran. “Saya nggak bisa tidur semalaman sebelum nama anak saya muncul di koran Radar Jember,” tuturnya.

Sementara puluhan orang tua lainnya sedari pagi langsung menyerbu membeli koran Jawa Pos Radar Jember. Tukijan, bagian pemasaran, sampai kewalahan melayani orang tua siswa yang membeli koran.

Dhimas, warga Perumahan Bukit Permai, Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Sumbersari, mengaku deg-degan sebelum melihat nama anaknya muncul di koran. “Allhamdulillah anak saya diterima di SMP Negeri 2 Jember. Saya tahu setelah membaca koran Jawa Pos Radar Jember,” ujarnya.

Sementara, pantauan di agen koran Jawa Pos di Ambulu sejak pukul 04.30 sudah diserbu orang tua calon siswa. Bahkan, saat mobil Radar Jember yang membawa koran langsung diserbu. Padahal koran masih harus di jadikan satu. Akhirnya para orang tua juga harus menunggu. Saat penjual eceran keluar mereka langsung menyerbu hingga berdesak-desakan. (*)

Reporter : Jumai

Fotografer : Jumai

Editor : Mahrus Sholih