Pedagang Pingsan Usai Diambil Sampel Darah

TAKUT JARUM: Petugas dari Puskesmas Mangli, Kaliwates, saat mengambil sampel darah pedagang Pasar Mangli.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Petugas pengambil sampel darah untuk rapid test pedagang di Pasar Mangli, sempat dibuat panik. Hal ini setelah ada salah seorang pedagang yang pingsan setelah diambil sampel darahnya. Rapid test itu dilaksanakan di teras Pasar Mangli, Kecamatan Kaliwates, Jember, Jumat (29/5) pagi.

IKLAN

Tentu saja petugas dari Puskesmas Mangli yang baru selesai megambil darah seketika panik. Beruntung ada petugas lain yang tanggap dan langsung mengambil oksigen yang sudah disiapkan oleh petugas.

Tak berselang lama setelah mendapat bantuan oksigen, akhirnya pedagang tersebut sadar dan pulih kembali. “Mungkin karena kecapekan setelah semalam persiapan jualan. Dan pagi harinya langsung diambil darahnya,” ujar Agus Minanto, Kepala Bendahara Pembantu Pasar (BPP) Mangli.

Rapid test ini dilakukan oleh petugas Puskesmas Mangli, disperindag, dan Muspika Kaliwates. Penapisan virus korona ini dikhususkan untuk pedagang di Pasar Mangli. “Karena para pedagang sejak pandemi Covid-19 berhadapan langsung dengan banyak pembeli. Sehingga mereka harus dicek juga,” tutur Agus.

Dia pun berharap, setelah para pedagang mengikuti rapid test tidak ada lagi rasa khawatir terpapar virus korona. “Ya mudah mudahan seluruh para pedagang yang ditest ini hasilnya negatif,” harapnya.

Menurutnya, jumlah tempat usaha atau lapak di Pasar Mangli ini ada 229 unit. “Namun yang aktif ada 150 pedagang. Mereka semua ikut rapid test,” pungkasnya.

Editor: Mahrus Sholih
Reporter: Jumai
Fotografer: Jumai