Bupati Amin Lantik TPAKD, Untuk Membantu Percepatan Akses Keuangan Daerah

Sholikhul Huda/Radar Ijen PELANTIKAN: Para kepala dinas dan ketua beberapa instansi saat dilantik menjadi Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) di pendapa, kemarin.

RADARJEMBER.ID – Bupati Amin Said Husni melantik Tim Pencepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD), di pendapa, kemarin (27/8). Tim ini mayoritas para kepala dinas. Tugasnya adalah membantu percepatan akses keuangan daerah. Output-nya bisa membantu masyarakat dalam mendorong peningkatan potensi pendapatan serta sebagai upaya keluar dari kemiskinan.

IKLAN

Hadir dalam pelantikan itu Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso, Anggota Komisi XI DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi, Kepala OJK Jember Azilsyah Noerdin, Kapolres Bondowoso AKBP Taufik Herdiansyah Zeinardi, Kajari Bondowoso Taufik Hidayat dan pejabat lainnya.

Sedangkan para kepala dinas yang masuk dalam jajaran TPAKD adalah kepala Diskoperindag, kepala Bappeda, kepala BPKA, kepala Dinas Sosial, kepala Disdikbud, kepala Disperta, kepala Disparpora, kepala DPMD, kepala Diskominfo, Kabag Umum dan Kabag Perekonomian.

Wimboh Santoso mengatakan, akses keuangan yang terbuka dan dapat dimanfaatkan bagi seluruh masyarakat menjadi elemen penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi khususnya di daerah. Tersedianya akses layanan jasa keuangan akan sangat membantu masyarakat dalam mendorong peningkatan potensi pendapatan, pengelolaan risiko, serta melakukan upaya untuk dapat keluar dari kemiskinan. “Kemudahan akses keuangan diharapkan mampu menjawab kebutuhan akan pendanaan atau permodalan untuk sektor produktif dan pengembangan UMKM di daerah,” jelasnya.

Dalam upaya tersebut, OJK berupaya bersinergi dengan kementerian atau lembaga terkait serta pemangku kepentingan lainnya dalam rangka mendukung program perluasan akses keuangan. OJK bersama Kementerian Dalam Negeri telah menginisiasi pembentukan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah atau (TPAKD). Melalui Radiogram Menteri Dalam Negeri kepada seluruh Kepala Daerah tingkat Provinsi/Kabupaten/Kota, Pemkab Bondowoso melakukan pembentukan TPAKD. Total sudah ada 70 TPAKD dibentuk. “Dan baru pada pembentukan kali ini, di Bondowoso ini, saya langsung hadir sendiri,” jelasnya.

Pihaknya melihat potensi di Bondowoso cukup besar. Dan saat ini sudah semuanya bisa diakses melalui online. Karenanya, OJK membuat BUMDesa Smart. Salah satu yang menjadi pilot projek adalah BUMDesa Traktakan, Wonosari. “Melalui BUMDesa smart ini, semua hal bisa di akses melalui online,” terangnya.

Sementara Bupati Amin Said Husni mengatakan, untuk tim TPAKD yang telah dilantik, mereka akan melakukan berbagai langkah percepatan yang dikoordinatori sekretaris daerah. Awal mereka akan menginventarisasi berbagai masalah yang ada. “Selanjutnya akan mengurai dan akan merumuskan solusinya seperti apa,” ujarnya.

Bupati membuat misalan, untuk meningkatkan literasi apa yang bisa dilakukan. Untuk meningkatkan kredit apa yang akan dilakukan. Sehingga ada percepatan akses masyarakat terhadap permodalan. “Selama ini banyak masyarakat kalau ketemu saya meminta bantuan modal, berarti mereka kesulitan modal. Di sisi lain, per-bank-kan masih kesulitan menyalurkan kredit. Artinya ini ada komunikasi yang kurang cair. Berbagai hal ini akan diurai, sehingga ada percepatan pertumbuhan ekonomi di masyarakat,” tegasnya.

Reporter & Fotografer: Sholikhul Huda
Editor : Narto
Editor Bahasa: Yerri A Aji

Reporter :

Fotografer :

Editor :