Bupati Berharap CPNS Bisa Membantu Peningkatan Layanan

Belasan Formasi Belum Jelas

DISERAHKAN – Bupati Lumajang, H Thoriqul Haq MML, ketika menyerahkan SK simbolis pada 452 CPNS hasil rekrutmen terakhir di halaman Pemkab

LUMAJANG RADAR JEMBER.ID – Sebanyak 452 CPNS kemarin telah menerima SK. Namun, bagaimana dengan 19 lowongan yang masih belum terisi? Ternyata hingga kemarin masih belum jelas. Bagaimana tindaklanjut dan proses pengisian berikutnya belum ada bocoran dan BKN.

IKLAN

Pemkab Lumajang membuka 471 lowongan formasi CPNS. Namun catatan Radarjember.id yang terisi hanya 452 peserta yang lolos CPNS. Selebihnya pada 19 formasi ada tidak ada pendaftar. Ada pula yang hasil ujian CPNS lalu nilainya tidak sesuai dengan passsing grade. Praktis tersisa 19 formasi yang masih kosong.

Sebanyak 19 formasi yang kosong ini sampai sekarang belum ada informasi yang jelas dari Pemkab Lumajang. Drs Agus Triyono MSi, PJS Sekda Lumajang yang juga Kepala BKD Lumajang masih menunggu petunjuk tekhnis dari Badan Kepegawaian Nasional (BKN).

Sementara ini, dia mengaku masih melakukan inventarisasi terhadap 19 posisi formasi yang kosong tersebut. “Nanti kita akan segera meminta informasi lebih detail dari BKN kelanjutannya bagaimana 19 formasi yang kosong itu. Karena sampai sekarang masih belum ada petunjuk,” pungkasnya.

Bagi yang sudah lulus, pagi kemarin, sekitar pukul 07.00 Wib, sebanyak 452 CPNS yang dinyatakan lulus pada beberapa bulan lalu telah menerima SK. Penyerahan SK itu diberikan langsung oleh Bupati Lumajang, H Thoriqul Haq MML atau akrab disapa Cak Thoriq.

Penambahan CPNS tersebut kata bupati diharapkan mampu meningkatkan kinerja pemerintahan dalam memberikan layanan pada masyarakat. Dalam pidatonya Cak Thoriq berharap banyak pada CPNS ini. “Semoga kedepannya dapat memberikan kontribusi untuk pemerintahan Cak Thoriq dan Bunda Indah dalam menata kota Lumajang,” terangnya kemarin.

Setelah menerima SK CPNS tersebut, seluruh CPNS tersebut dipersilahkan membuka rekening di Bank Jatim. Kemudian langsung segera melapor ke tempat tugas masing-masing untuk selanjutnya bisa bertugas sambil menunggu panggilan. “Setelah mendapat SK CPNS, harus mengalami masa percobaan dulu selama 2 tahun. Nanti kalau memenuhi syarat sebagai PNS baru diangkat menjadi PNS”. Imbuhnya.

Meskipun harus menunggu selama 3 bulan sejak pengumuman kelulusan, rasa haru dan gembira setelah pembagian SK diungkapkan oleh sejumlah CPNS. Salah satunya Abdullah. Selama 9 tahun mengabdi, Abdullah mengaku baru kemarin merasa plong setelah mendapatkan SK CPNS. “Alhamdulillah, setelah menunggu beberapa tahun perjuangan itu mendapatkan hasil, saya mengajar sekolah mulai tahun 2011,” ungkapnya kemarin.

Hal serupa juga di sampaikan oleh Nunung salah satu CPNS. “Saya termasuk orang yang beruntung bisa masuk CPNS, dan nanti langsung menuju sekolah tempat saya di tugaskan,” terangnya.(*)

Reporter : mg2

Fotografer : Humas Pemkab Lumajang for Radarjember.id

Editor :