QRIS, Cara Aman Bertransaksi Minim Risiko

JEMBER.RADARJEMBER.ID – Meski berada dalam masa pandemi Covid-19, transaksi keuangan harus tetap berlangsung. Untuk mengurangi risiko transmisi penularan virus, Bank Indonesia mengimbau masyarakat menggunakan transaksi cashless.

Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jember Febrina mengungkapkan, di masa pandemi ini, digitalisasi berbagai sektor meningkat hingga 65 persen khususnya untuk digital payment. Volume transaksi e-commerce pun meningkat hingga 39 persen di triwulan kedua 2020, dan volume transaksi digital banking meningkat.

Peningkatan transaksi digital ini, lanjut dia dipicu mulai tumbuhnya kesadaran masyarakat bahwa media fisik seperti uang dan kartu memiliki resiko menjadi perantara penyebaran Covid-19. Untuk itu contactless payment perlu digunakan.

“Peneliti menemukan bahwa virus dapat bertahan di beberapa permukaan atau bahan, termasuk uang. Karena itu sebisa mungkin contactless harus menjadi pilihan untuk mengurangi risiko transmisi penularan,” paparnya dalam gelaran talk show virtual bertajuk QRIS Solusi Efektif dalam Pandemi Covid-19, Selasa (27/10).

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jember, Hestu Wibowo mengungkapkan, Bank Indonesia telah mengambil sejumlah kebijakan untuk memastikan bahwa kegiatan ekonomi tetap berjalan di masa pandemi. Demi menjamin kelancaran, BI mendorong masyarakat untuk melakukan transaksi non tunai melalui nirsentuh seperti internet banking, mobile banking, dan penggunaan kanal QRIS. “QRIS juga membantu memfasilitasi transaksi UMKM,” imbuhnya.

QRIS menjadi solusi pembayaran nirsentuh, sebagai standar untuk pembayaran nasional.  Cukup menggunakan satu QR code yang telah terintegrasi di beragam aplikasi mobile banking atau mobile payment. Didukung 44 penyelenggara bank dan non-bank, QRIS menghubungkan merchant dan konsumen dengan sumber dana yang telah familiar seperti tabungan, kartu debit dan kredit, serta uang elektronik.

“QRIS menghilangkan banyak QR di satu merchant. Cukup satu QR code bisa digunakan untuk berbagai sarana payment, sehingga lebih efisien,” imbuhnya. (kl)

 

 

 

Editor: Lintang Anis Bena Kinanti
Reporter: Lintang Anis Bena Kinanti
Fotografer: Lintang Anis Bena Kinanti