Ombak Besar, Hancurkan Puluhan Warung di Payangan

SELAMATKAN PERABOT: Sejumlah warga mengangkat kulkas dari warung yang rusak dihantam ombak. Tingginya gelombang pantai selatan mengaburkan ombak besar dan menghancurkan puluhan warung di Pantai Payangan, Sumberrejo, Ambulu, Rabu (27/5).

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Ombak besar terjadi di Pantai Pancer Payangan dan Watu Ulo, Desa Sumberrejo Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Rabu (27/5). Akibat hantaman ombak itu puluhan warung milik warga yang ada di pinggir pantai hancur. Bahkan, besarnya ombak membuat air laut masuk ke rumah rumah warga dan menggenangi jalan raya.

IKLAN

Bu Eko, warga Dusun Payangan, Desa Sumberrejo, Ambulu, mengaku sejak pukul 06.00 sudah ada di warung. Karena dirinya sudah berjualan seperti hari raya tahun sebelumnya. Tak berselang lama, sekitar pukul 09.00 ombak tiba-tiba membesar hingga masuk ke warungnya. “Saat itu saya keluar dari warung untuk menyelamatkan diri,” tuturnya.

Setelah mereda, Bu Eko kembali ke warungnya. Dia berusaha menyelamatkan barang dan dagangannya yang tertinggal di dalam warung. Namun, tak semua barang bisa diselamatkan. Karena banyak yang hanyut. Tak hanya itu, bangunan warung yang terbuat dari bambu, beratap terpal dan asbes itu juga rusak. “Bukan hanya warung saya, beberapa warung milik warga lainnya juga rusak,” ujarnya.

Pantauan wartawan di lokasi ombak masih terlihat besar. Warga terlihat berusaha menyelamatkan barang-barang di warung, seperti kulkas dan peralatan yang lain. Sejumlah nelayan juga tampak mengangkat perahu dan jukung untuk diselamatkan agar tak sampai rusak dihantam ombak.

Kasun Watu Ulo, Desa Sumberejo, Ngadi mengatakan, ombak mulai naik pada pukul 09.00. Kata dia, sebenarnya sejak pagi mulai ada tanda-tanda kalau ombak akan besar. “Saya berharap kepada pengunjung yang datang untuk lebih berhati hati. Karena air pasang akan semakin tinggi,” pesannya.

Sementara itu, Tohari, anggota Tim SAR Rimba Laut mengatakan, pihaknya bersama anggota yang lain tetap waspada dengan ombak besar ini. Karena banyak pengunjung pantai yang datang. Tetapi lantaran besarnya ombak, banyak pengunjung yang tak mendekat ke pantai dan memilih memarkir kendaraan mereka di pinggir jalan.

Editor: Mahrus Sholih
Reporter: Jumai
Fotografer: Jumai