Belum Ada Perubahan

RADAR JEMBER.ID – Berbeda dengan penyesuaian jadwal dan ketersediaan kereta api, penerbangan di dua maskapai Bandara Notohadinegoro diprediksi mengalami penurunan jumlah penumpang arus mudik tahun ini. Terlebih lagi intensitas keberangkatan dan kedatangan di bandara tersebut sudah berkurang dibandingkan tahun lalu.

IKLAN

Edy Purnomo, Kepala UPT Bandara Notohadinegoro menuturkan, jumlah pemudik dengan moda transportasi pesawat udara diprediksi akan menurun. Sebab melihat frekuensi penerbangan yang kini aktif, tak semua maskapai siap terbang setiap hari. “Kalau melihat frekuensi penerbangannya, jelas diprediksi menurun dari mudik Lebaran tahun lalu. Sebab, dulu maskapai Garuda Indonesia dan Wings Air beroperasi setiap hari,” jelasnya.

Saat ini hanya dua maskapai saja yang melayani rute Surabaya-Jember PP, yakni Wings Air dan Citilink. Itu pun tak semuanya terbang setiap hari. Hanya Wings Air yang terbang setiap hari, sedangkan Citilink hanya flight empat kali dalam seminggu. “Tapi kalau secara flight-nya belum ada perubahan, masih normal,” tutur Edy.

Edy menyebut, saat ini situasi penerbangan masih berjalan dengan normal. Beberapa waktu lalu pihaknya sudah mengumpulkan dua maskapai itu dan memastikan komitmen keduanya untuk tak melakukan cancel penerbangan. “Kalau memang tidak ada sesuatu yang sangat penting, mereka akan terbang sesuai dengan jadwal masing-masing,” ungkapnya.

Sedangkan untuk posko Lebaran di bandara baru akan digelar H-7 sampai H+7. Sama seperti tahun sebelumnya, berbagai instansi terkait juga bakal menerjunkan beberapa personel dan mobil ambulans. Juga ada pengamanan gabungan dari polsek, polres, TNI AU, dan pihak bandara. “Kami juga sudah mengecek kesiapan bandara karena kami juga punya SOP. Tetapi peralatan seperti tenda dan sebagainya sudah siap semua. Juga ada fasilitas posko kesehatan,” pungkas Edy. (*)

Reporter : Muchammad Ainul Budi

Fotografer : Istimewa

Editor : Lintang Anis Bena Kinanti