Bupati Faida Serahkan Bantuan Kementan Berupa Ayam bagi 12.698 Duafa

BERI BANTUAN: Bupati Jember dr Hj Faida MMR menyalurkan bantuan bagi 12.698 rumah tangga miskin (RTM) di tiga kecamatan. Yaitu, Kecamatan Kalisat, Ledokombo, dan Gumukmas.

RADARJEMBER.ID – Bupati Jember dr. Hj Faida, MMR menyerahkan paket bantuan ayam komplit melalui program Bedah Kemiskinan Rakyat Sejahtera (Bekerja) dari Kementerian Pertanian (Kementan) RI. Bantuan berupa pakan, ayam, kandang, vitamin ternak dan obat-obatan tersebut diberikan terhadap 12.698 rumah tangga miskin (RTM) di tiga kecamatan di kabupaten setempat. Yaitu, Kecamatan Kalisat, Ledokombo, dan Gumukmas.

IKLAN

Kepada sejumlah wartawan, Bupati Faida mengatakan, program ini bertujuan mengentaskan kemiskinan, serta meningkatkan pendapatan petani. Menurut dia, program yang baru pertama diluncurkan ini diharapkan memberi kontribusi positif terhadap program lain yang dijalankan pemerintah, baik program berbasis bantuan sosial, pemberdayaan masyarakat, maupun pemberdayaan usaha kecil di kementerian, dan lembaga lain.

“Setiap RTM akan mendapatkan 50 ekor ayam, lengkap dengan pakan, obat, dan kandangnya,” terang Faida, usai menyerahkan bantuan yang dijalankan Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) Kementan RI di Lapangan Desa Plalangan, Kecamatan Kalisat, Rabu (26/9) siang.

Bupati menjelaskan, semula Pemkab Jember mengajukan 15 ribu RTM untuk mendapatkan bantuan tersebut. Namun setelah dilakukan survei ulang yang melibatkan Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan tim dari Pemkab Jember, akhirnya jumlahnya berkurang 2.000 RTM lebih, hingga mencapai 12.698 rumah tangga dengan kategori penghasilannya di bawah Rp 600 ribu per bulan.

Sinergi tiga pilar ini, kata dia, untuk mengawal agar bantuan tersebut tepat sasaran, sehingga diterima oleh orang yang berhak. “Dan Jember merupakan satu dari 21 kabupaten di Indonesia yang mendapat bantuan tersebut,” ungkapnya.

Karena tujuannya mengentaskan kemiskinan, sambung Bupati Faida, maka program bantuan ini tak hanya diserahkan begitu saja. Namun ada tim pendampingan yang disiapkan agar para penerima juga bisa dilatih menjadi peternak. Sehingga harapannya, 50 ayam bantuan itu bisa berkembang, beranak-pinak, dan menjadi penghasilan tambahan bagi RTM tersebut. “Harapannya, mereka ini tidak gagal. Apalagi kandangnya juga sudah disiapkan. Mudah-mudahan Allah meridai ikhtiyar ini,” harapnya.

Sementara, Penanggungjawab Program Bekerja Provinsi Jawa Timur Drh. Fadjar Sumping Tjatur Rasa menuturkan, program bantuan ayam jenis jowo super (joper) tersebut diproyeksikan akan memberi pendapatan bagi masyarakat sebesar Rp 500 ribu per bulan. Dijelaskannya, secara nasional program itu ditargetkan bagi 190 ribu RTM. “Sebenarnya program ini tidak hanya bantuan berupa ayam, tapi juga kambing. Namun di Jember kami melihat yang paling cocok adalah ayam,” ujarnya.

Kedepan, pihaknya juga bakal melakukan evaluasi perkembangan program yang telah diluncurkan tersebut. Jika berhasil, maka Kementan akan meneruskan program pemberdayaan ini, bahkan lebih dikembangkan. “Jadi tidak hanya sekali bantuan langsung habis, tapi juga bisa berkelanjutan. Sehingga para penerima bisa belajar bagaimana cara mengembangkannya,” tandasnya. (*)

Penulis : Mahrus Sholih
Fotografer : Mahrus Sholih
Editor : Winardi Nawa Putra

Reporter :

Fotografer :

Editor :