Upaya Pimpinan Sementara DPRD Jember usai Dilantik

Demi Perbaikan, Perketat Tatib agar Dewan Aktif

Begitu dilantik, tidak semua anggota DPRD Jember langsung bekerja. Hal itu berbeda dengan dua pimpinan sementara yaitu Itqon Syauqi dan Dedy Dwi Setiawan. Di tengah tata tertib yang belum ada, keduanya harus kerja keras menyelesaikan empat tugas utamanya. Apa saja?

Ketua sementara DPRD Jember Itqon Syauqi dan Wakil Ketua sementara Dedy Dwi Setiawan.

RADAR JEMBER.ID – Wajah ceria akhir-akhir ini bisa dengan mudah dijumpai di gedung DPRD Jember. Maklum, sejumlah anggota DPRD sudah definitif usai dilantik. Kalau pun ada yang terlihat lesu, bukan berarti mereka tidak senang. Bisa saja karena kelelahan menemui para pendungkungnya yang telah mengantar mereka ke kursi empuk dewan.

IKLAN

Dari sebanyak 50 orang yang sudah dilantik (satu orang belum karena haji. Red), tidak seluruhnya ada di gedung DPRD Jember.  Hari  pertama, hanya beberapa orang yang terlihat datang. Hal itu mungkin dianggap lumrah apalagi tata tertib DPRD masih belum ada. Tak hanya itu, tugas mereka juga belum jelas harus mengerjakan apa di DPRD Jember. Alat kelengkapan pun juga belum terbentuk.

Akan tetapi, dibalik itu semua, ada dua orang yang sejak dilantik sudah harus bekerja. Dia adalah Ketua Sementara DPRD Jember, Itqon Syauqi  dan wakilnya Dedy Dwi Setiawan. Dua orang ini harus menyelesaikan empat tugasnya karena menjadi pimpinan sementara.

Itqon Syauqi,  memiliki tugas khusus bersama Wakil Ketua sementara. Tugas itu harus segera terselesaikan agar seluruh wakil rakyat secara keseluruhan bisa cepat bekerja untuk warga Jember.

Di antara tugas yang harus diselesaikan yakni memfasilitasi pembentukan fraksi, memproses pimpinan DPRD definitif, menyusun persiapan alat kelengkapan DPRD, serta membuat draft peraturan DPRD berupa tata tertib.

“Setelah dilantik, pimpinan sementara harus menyelesaikan tugas empat hal itu bersama wakil pimpinan sementara. Hal itu menjadi dasar untuk semua anggota dewan melaksakan tugas-tugasnya,” kata Itqon Syauqi.

Menurutnya, salah satu tugas yang membutuhkan waktu yaitu pembentukan fraksi-fraksi. Menurutnya, proses pembentukan ini dilakukan oleh masing-masing pengurus partai tingkat kabupaten dengan  izin dari pengurus pusat partainya masing-masing.

Guna mempercepat proses pembentukan fraksi, pihaknya melalui pengurus PKB mendorong agar semua partai bias cepat menyelesaikan pembentukan fraksi. “Melalui DPC, PKB mendorong dengan berkomunikasi dengan partai lain agar segera menyelesaikan,” katanya.

Bila pembentukan fraksi ranahnya berada di luar gedung dewan alias para pengurus partai, dirinya juga harus memfasilitasi pembentukan ketua DPRD definitif. Dua hal lagi yaitu membuat draf Peraturan DPRD berupa tatib serta alat kelengkapannya.

Itqon mengaku, tugas yang seharusnya dikerjakan oleh empat pimpinan sementara harus diselesaikan oleh dua orang pimpinan saja. Hal itu karena jatah dua pimpinan sementara dari Partai Gerindra dan PDIP diambil alias kedua partai itu tidak mengutus nama pimpinan sementara.

Akan tetapi, dengan bantuan banyak orang berpengalaman, Itqon optimistis akan bias cepat menyelesaikan keempat tugas pimpinan sementara itu.

Disinggung terkait adanya sejumlah anggota DPRD periode lalu yang terkesan kurang aktif, Itqon menegaskan, dalam penyusunan draft tatib didorong untuk lebih ketat. Namun demikian, draft itu nantinya baru akan dibahas dan diputuskan setelah ada ketua DPRD definitif. “untuk draft Tatib, kami berupaya agar bisa lebih ketat,” tegasnya.

Itqon beralasan, keberadaan dirinya serta para anggota dewan lain yang jumlahnya 50 orang juga berangkat dari rakyat dan untuk rakyat. Untuk itu, tolok ukur kinerja dewan periode 2019-2024 juga harus bisa dipertanggung jawabkan kepada masyarakat Jember.

“Tatib harus lebih ketat. Bagaimana pun kami ini kan wakil rakyat. Kami bertanggung jawab kepada rakyat. Kinerja kami pasti dinilai oleh rakyat. Dan ini memang kewajiban,” jelasnya.

Sebagai pimpinan sementara, dirinya hanya berwenang untuk membuat draft Tatib. Selebihnya apakah tatib bisa lebih ketat atau lebih longgar, akan dibahas dan diputuskan secara kelembagaan di DPRD Jember.  “Saya akan dorong lah, tetapi ada batas-tertentu,” ulasnya.

Selanjutnya, apabila empat tugas pimpinan sementara bisa terselesaikan seluruhnya, Itqon berharap agar seluruh anggota DPRD Jember bisa aktif dan produktif. Menurutnya, DPRD periode 2019-2024 harus lebih baik lagi dari yang sebelumnya.

Hal senada juga disampaikan Wakil Ketua sementara DPRD Jember, Dedy Dwi Setiawan. Dikatakan, sebagai pimpinan sementara maka empat tugas utama akan segera diselesaikan. Hal itu dilakukan agar seluruh anggota dewan bisa cepat bekerja sesuai tugas dan fungsinya serta posnya masing-masing. “Bersama Ketua sementara kami berupaya agar empat tugas ini cepat selesai. Dengan demikian, semuanya bisa bekerja untuk Jember yang lebih baik,” ucapnya.

Guna mempercepat penyelesaiakan empat tugas pimpinan sementara, Dedy berharap pembentukan fraksi-fraksi dari semua partai agar cepat diselesaikan. Sebab, terbentuknya fraksi menjadi bagian yang harus masuk ke dalam tatib DPRD Jember. “Kami juga mendorong agar semua anggota dewan bisa aktif. Hal itu sebagai tanggung jawab kita terhadap masyarakat,” tegasnya. (*)

Reporter : Dwi Siswanto

Fotografer : Dwi Siswanto

Editor : Bagus Supriadi