Kalah karena Cedera Engkel

Hanya Raih Peringkat Kedua

ENGKEL KUMAT: Atlet bulu tangkis Jember, Aldi Holman Zakaria, terpaksa mengakui keunggulan lawannya di final O2SN tingkat SMA. Dia mengalami cedera engkel dalam pertandingan

SURABAYA RADAR JEMBER.ID – Pebulu tangkis tunggal putra Jember harus mengakui keunggulan lawannya dalam final bulu tangkis Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN), (25/7) kemarin, di Gedung KONI Jawa Timur, Surabaya. Aldi Holman Zakaria, atlet Jember dari SMAN 5 kalah di partai puncak atas lawannya, Bagas Permana, dari Probolinggo.

IKLAN

Bermain di tunggal putra, Aldi sebenarnya sempat unggul terlebih dahulu di set pertama, 21-19. Setelah saling kejar poin di set kedua, Aldi akhirnya mengakui keunggulan Bagas dengan skor 17-21. Sayangnya, di set penentuan, Aldi mengalami cedera di kaki kanannya. Cedera engkelnya kambuh, sehingga set ketiga berhasil dimenangkan oleh Bagas, dengan skor 13-21. “Kakinya (Aldi) kambuh. Karena, cedera engkel itu bekas kecelakaannya beberapa waktu lalu,” ujar Agus Setiawan, salah satu pengurus Pengkab PBSI Jember.

Menurut Agus, dia sudah bisa memprediksi menurunnya performa Aldi. Sebab, di sepanjang game dia bermain maraton dengan reli-reli panjang, sehingga kesulitan. Apalagi ditambah dengan kondisi kakinya. “Sudah kita prediksi kakinya masih bermasalah,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Umum Pengkab Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Jember Ervan Friambodo tetap mengapresiasi penampilan Aldi. Apalagi, Aldi juga dibawa PBSI Jember dalam ajang Porprov di Tuban, beberapa waktu lalu. “Meskipun O2SN ini berasal dari sekolah-sekolah, bukan dari klub langsung,” kata dia.

Selain Aldi, atlet bulu tangkis Jember yang masuk ke final O2SN tingkat SMA, ada juga pebulu tangkis lain yang berhasil menembus partai puncak Kejurprov Jatim Junior Master yang digelar di GOR Reyog Ponorogo, tanggal 26-27 Juli. Di tunggal putra ada Afiq Amali Bintang Pratama yang mampu masuk final, dan ganda putra, pasangan Evra Danish Satria Umbas/Ramadhani Septian Fahmi Rasidi. (*)

Reporter : Muchammad Ainul Budi

Fotografer : Muchammad Ainul Budi

Editor : Lintang Anis Bena Kinanti