Adak Perankan 13 Adegan

JADI TONTONAN: Reka ulang kasus pembunuhan di Dusun Pucukan Tanggul Kulon kemarin dipenuhi warga.

RADARJEMBER.ID – Tersangka Adak, 44, warga Dusun Curahbanban, Desa Tanggul Wetan, Kecamatan Tanggul yang membunuh Sri Wasih melakukan reka ulang, Jumat (26/7) pagi.

IKLAN

Rekonstruksi yang melibatkan pengamanan dari Polsek Tanggul dan Semboro ini di Dusun Pucukan, Desa Tanggul Kulon, Kecamatan Tanggul.

Sejak pagi, ratusan warga yang penasaran pada tersangka yang tega melakukan penganiayaan terhadap Sri Wasih, 58, sudah menunggu di pinggir sungai Bondoyudo.

Sekitar pukul 08.45, petugas yang membawa tersangka Adak, bersama tim Inafis Polres Jember.
Banyaknya warga, membuat pengamanan lokasi rekonstruksi 13 adegan itu dijaga ketat.

Rekonstruksi pertama, Adak menghubungi korban dari rumahnya untuk bertemu. Selanjutnya tersangka menuju TKP yang jaraknya 100 meter dari rumah korban.

Begitu Sri Wasih datang ke lokasi dengan naik Honda Beat, keduanya cekcok. Saat perang mulut ini, tersangka masih di atas motornya.

Tersangka menanyakan soal keuangan yang dipinjam Sri Wasih. Sri tak terima, keduanya pun saling dorong.

Tersangka Adak yang masih ada hubungan asmara sempat memukul dengan tangan kosong, hingga Sri tak sadarkan diri di pinggir sungai Bondoyudo.

 

Selanjutnya Adak terus mendorong korban ke sungai hingga akhirnya hanyut terbawa arus.

Rekonstruksi dipimpin Kanit Reskrim Polsek Tanggul Ipda Dwi Sugianto, bersama Iptu Fathur Rachman.

Selama rekonstruksi, tersangka Adak didampingi Nur Hayati, penasehat hukumnya.

Rekonstruksi 11 adegan hanya membutuhkan waktu 30 menit. Sedangkan 2 adegan selanjutnya dilakukan di lokasi yang berbeda.

“Ayo buka penutup wajahnya, Pak. Biar orang-orang tahu seperti apa wajah pelakunya,” ujar seorang bapak yang ada di seberang sungai. Kain penutup wajah korban pun akhirnya dibuka.

“Memang dalam rekonstruksi tersebut, tersangka sebelum melakukan penganiayaan terjadi cekcok mulut dengan korban. Ini terkait dengan uang yang dipakai korban,” ujar Hardjito, Kapolsek Tanggul. Tersangka kesal, karena uang yang dipakai belum juga dikembalikan.

Akibat perbuatannya tersangka di jerat dengan pasal 338 KUHP dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

 

Reporter : Jumai

Fotografer : Jumai

Editor : Hadi Sumarsono