Ombak Besar ke Tepi, Puluhan Warung Tutup

AIR LAUT PASANG: Akibat tingginya ombak di Pantai Payangan, Dusun Payangan, Desa Sumberejo, Ambulu, banyak warung yang tutup.

RADAR JEMBER.ID – Tinggi ombak Pantai Payangan mencapai 2,6 meter. Bahkan, air laut sudah masuk ke warung-warung warga yang ada di pinggir pantai. Akhirnya, puluhan warung itu ditutup sementara sampai ombak kembali normal.

IKLAN

Kendati berbahaya, ada beberapa warung yang masih buka. Seperti warung milik Holifa, 37, warga setempat. Warung miliknya merupakan satu-satunya yang buka. Sedangkan pemilik warung lainnya memilih tutup. Akibat ombak besar itu, pengunjung Pantai Papuma juga sepi.

Ombak yang besar itu sudah terjadi sekitar tiga hari yang lalu. Warung di sepanjang bibir Pantai Payangan dimasuki air. Tetapi ombak besar itu tidak sampai merusak warung milik warga. “Yang masuk hanya airnya saja, sehingga tempat duduk saja yang biasa dijadikan tempat istirahat pengunjung yang kemasukan air,” tuturnya.

Beberapa pemilik warung memilih mengemasi barang-barang yang ada dan dibawa pulang. Sebab, diprediksi ombak ke depan akan semakin tinggi. “Sekarang saja, ketinggian ombak sudah mencapai 2,6 meter,” tambah Holifa.

Warung yang bertahan tersebut karena itu satu-satunya sumber penghasilan warga untuk memenuhi kebutuhan hidup. Penjaga warung berharap wisatawan datang, sehingga barang dagangannya terjual. Namun, sejak ombak tinggi, terjadi penurunan mencapai 90 persen.

Sahrul, 30, warga Desa Glagahwero, Kecamatan Kalisat, yang datang ke sana mengaku takut akan bermain pasir di pinggir pantai. Padahal, bisanya setiap bulan sekali selalu datang ke Pantai Payangan karena memang gratis. Dengan tingginya ombak ini, maka ia bersama istrinya sama sekali tidak turun dari tempat parkir motor.

“Biasanya kalau sudah datang bersama istri dan anaknya, selalu mandi di laut dan bermain pasir,” terangnya. Bunali, 40, anggota Tim SAR Rimba Laut Dusun Payangan, Desa Sumberejo, mengaku, ombak besar terjadi dalam 3 hari terakhir. Menurutnya, biasanya ombak normal di Pantai Payangan hanya 0,9 meter, namun saat ini ombak mencapai 2,6 meter.

Selama ombak besar ini, Tim SAR Rimba Laut mengimbau agar pengunjung tidak mendekati pantai.  Petugas juga mengumumkan larangan kepada pengunjung untuk mandi menggunakan pengeras suara. “Karena bisanya sudah menjadi tradisi, setiap pengunjung yakni langsung mandi,” tegasnya.

Sementara itu, kondisi ombak di Pancer Puger, tepatnya di Plawangan, juga terlihat besar. Banyak nelayan yang memilih untuk tidak berangkat. Sebab, membutuhkan biaya yang cukup besar dan bahaya yang besar juga.  (*)

Reporter : Jumai

Fotografer : Jumai

Editor : Mahrus Sholih