Abdul Hadi Pimpin UIJ Lagi

SANTAI: Abdul Hadi (kanan) dan Hamdanah (kiri/baju putih) menyaksikan jalannya pemilihan rektor UIJ

RADAR JEMBER.ID – Rektor Universitas Islam Jember (UIJ) Drs Abdul Hadi MM kembali meraih suara terbanyak dalam pemilihan rektor (pilrek) di Aula Ulum AA, UIJ, Senin kemarin (20/5). Dia mengalahkan Dr Hamdanah MSi yang untuk pertama kalinya maju pilrek. Sedangkan kandidat lain, Miftahul Hakim SP MPd mengundurkan diri dua hari sebelum pemilihan.

IKLAN

Kemenangan Abdul Hadi tersebut memang sudah diperkirakan sebelumnya, karena sebagian besar senat universitas menghendaki dia melanjutkan kepemimpinannya hingga tahun 2023 mendatang. Pada pemilihan rektor empat tahun lalu, Abdul Hadi juga berhasil mengalahkan saingannya, Drs Lukman Yasir Msi dan Mohammad Zaidan MP. “Figur Pak Hadi masih dibutuhkan untuk memimpin UIJ empat tahun mendatang,” ujar salah seorang senat UIJ.

Sebelumnya santer dirumorkan pilrek UIJ bakal seru. Sebab, sejumlah nama akan dimunculkan untuk “menyaingi” Abdul Hadi. Namun, belakangan nama-nama tersebut surut, sehingga tinggal tiga nama tersebut. Namun menjelang hari-H pemilihan, tinggal dua nama, yakni Abdul dan Hamdanah, yang sehari-harinya mengajar di FAI. “Bu Hamdanah masih berpeluang dan potensial untuk memimpin UIJ pasca Pak Hadi,” imbuh anggota senat yang lain.

Meski meraih suara terbanyak, namun nasib rektor UIJ masih akan diputuskan oleh Yayasan Pendidikan NU (YPNU) yang dinakhodai KH Muhyidin Abdusomad (pembina) dan Dr Syamsul Arifin (Gus Aab/ketua),  masing-masing sebagai Rais dan Ketua PCNU Jember. Jabatan Rektor Abdul Hadi sendiri akan berakhir tanggal 31 Mei mendatang.

Dalam laporan pertanggungjawaban (LPj) sebelumnya, Abdul Hadi telah banyak berbuat untuk kemajuan kampus milik PCNU Jember tersebut. Namun, dia mengaku masih kekurangan yang perlu dibenahi dalam periode berikutnya. “Saya ingin UIJ benar-benar memenuhi harapan umat NU dan masyarakat Jember. Jika terpilih kembali, saya ingin membawa UIJ lebih maju seperti kampus milik NU yang lain,” janjinya. (*)

Reporter :

Fotografer : Istimewa

Editor : Shodiq Syarif