Ngopi Bareng Sahabat ASH

NGOPI BARENG: Amin Said Husni dalam acara ngopi bareng di Cafe Bunga Pelita, kemarin. Hadir bersamanya Ahmad Dhafir dan Ketua DPRD Bondowoso Tohari.

BONDOWOSO – Amin Said Husni (ASH) menggelar ngopi bareng bersama para Caleg PKB di Cafe Bunga Pelita, Minggu (23/9). Agenda itu sekaligus menjadi awal kegiatan masa kampanye hari pertama. Setelah meletakkan jabatan sebagai Bupati Bondowoso pada 16 September 2018, Amin Said Husni kembali maju menjadi Caleg DPR RI dari Dapil Jatim 3 yang meliputi Bondowoso, Situbondo dan Banyuwangi. ASH tercatat sebagai caleg DPR RI nomor urut 4.

IKLAN

Hadir bersama Amin Said Husni, para tokoh Bondowoso dari PKB. Seperti Ketua DPC PKB Ahmad Dhafir dan Ketua DPRD Tohari. Para caleg dari setiap Daerah Pemilihan Bondowoso, juga hadir dalam acara tersebut.

Orang yang telah memimpin Bondowoso selama 10 tahun ini mengajak seluruh kader PKB untuk menata niat yang benar menyongsong 2019. Menjadi seorang caleg, tidak hanya tentang bagaimana dirinya menjabat, namun harus memahami dasar-dasar perjuangan seperti yang tertuang dalam naskah dan dokumen pendirian Partai Kebangkitan Bangsa. “Saya sangat menyarankan sahabat-sahabat PKB untuk membuka naskah-naskah pendirian Partai Kebangkitan Bangsa,” terang Wakil DPW PKB Jatim tersebut.

Dijelaskan, didalam naskah pendirian PKB, terdapat gagasan-gagasan dasar yang disarikan dari teks nash maupun syar’i. Gagasan itu diambil dari Alquran, Alhadis maupun keterangan para ulama’ besar. Bahkan naskah deklarasi Partai Kebangkitan Bangsa, didalamnya sarat muatan-muatan idealisme. “Dalam aturan tambahan AD/ART, disebut pendirian setiap tingkatan kelembagaan partai, dibentuk jamiyah Nahdlatul Ulama. Mulai dari Pengurus Besar, Pengurus Wilayah, Pengurus Cabang, Pengurusu Anak Cabang sampai Pengurus Ranting,” paparnya.

Sehingga dipundak para pengurus partai dan para anggota DPRD dari PKB, ada amanah Hadratus Syekh Hasyim Asyari, KH Wahab Hasbullah dan para pendiri-pendiri NU lainnya. PKB adalah partai dari NU setelah pada orde baru, NU mengalami fusi atau bersatu dengan PPP. Ketika PKB berdiri, maka PKB menjadi partai yang didirikan NU dan akan berjuang demi tegaknya Islam ala Ahlus Sunnah wal Jamaah. Melalui cabang eksekutif, legislatif dan lembaga yang sesuai peraturan perundang-undangan. (hud)

Reporter :

Fotografer :

Editor :