159 Bacakades Harus Tes Tulis

SUDAH DIDATA: Muhammad Najib, Kabid Pemdes Dispemasdes Jember memberi keterangan terkait banyak bacakades yang harus diseleksi.

RADAR JEMBER.ID  – Bakal calon kepala desa (bacakades) yang mendaftar untuk menjadi peserta pemilihan kepala desa (pilkades) tercatat sebanyak 588 orang. Dari jumlah itu, sebanyak 159 Bacakades dari 23 desa harus mengikuti tes tulis terlebih dahulu. Sebab, pendaftar yang lebih dari lima orang harus diseleksi dulu.

IKLAN

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dispemasdes) Jember Eko Heru Sunarso menjelaskan, seleksi tersebut wajib dilakukan berdasar peraturan undang-undang serta peraturan bupati tentang pilkades. Garis besar yang mengatur terkait pencalonan yaitu jumlah cakades minimal harus dua orang dan maksimal  lima orang.

“Desa yang lebih dari lima pendaftar dan sudah memenuhi syarat administrasi, maka harus di tes untuk dikerucutkan menjadi lima calon. Jadi, akan ada tes tulis yang digelar sebelum penetapan cakades pada desa yang jumlahnya lebih dari lima bacakades,” terangnya.

Secara teknis, Kabid Pemerintahan Desa Dispemasdes Muhammad Najib menguraikan, ada  23 desa yang tersebar di 15 kecamatan yang kelebihan pendaftar. Jumlah pendaftar di 23 desa itu mencapai sebanyak 159 orang.

“Paling banyak dua desa. Yaitu Desa Gunung Malang, Kecamatan Sumberjambe dan Desa Sebanen, Kecamatan Kalisat. Masing-masing ada sepuluh pendaftar,” urai Najib sambil menyebut beberapa desa lain ada yang ada enam, tujuh, dan delapan orang pendaftar.

Proses seleksi 159 bacakades itu nanti akan diselenggarakan oleh masing-masing panitia pilkades. Namun demikian, rencananya pelaksanaan tes itu akan dilaksanakan di Aula PB Sudirman Pemkab Jember atau di tempat yang ditunjuk pada 30 Juli 2019 mendatang.

Seluruh bacakades yang dites akan mengerjakan soal yang telah disiapkan oleh tim ahli. “Koreksi serta pengumumannya juga dilakukan oleh tim dari panitia pilkades tingkat kabupaten,” pungkasnya.

Adanya seleksi untuk mengerucut menjadi lima orang calon akan mengurangi jumlah cakades. Dari 159 bacakades, nantinya akan diambil 115 orang. Teknisnya, setiap desa akan dinyatakan lolos seleksi pada lima orang yang meraih peringkat tertinggi. Artinya, akan ada 44 orang yang dipastikan tidak akan lolos alias tidak bisa menjadi cakades. (*)

Reporter : Nur Hariri

Fotografer : Dwi Siswanto

Editor : Bagus Supriadi