Loh, Fasilitas Cuci Tangan Kok Dibuat Cuci Piring?

BUKAN TEMPATNYA: Masih saja ada ulah segelintir pedagang yang tidak layak ditiru. Karena memanfaatkan tempat cuci tangan untuk cuci piring.

KALIWATES.RADARJEMBER.ID- Keberadaan tempat cuci tangan di pasar tradisional seperti Pasar Tanjung, rupanya ada yang menyalahgunakan. Fasilitas yang disediakan untuk memutus mata rantai Covid-19, justru disalahgunakan pedagang untuk cuci piring. Adegan itu tertangkap kamera wartawan radarjember.id, Rabu (24/6).

IKLAN

Sebenarnya, Pemkab Jember meletakkan tempat cuci tangan di Pasar Tanjung itu agar para pedagang membiasakan diri membersihkan tangan mereka. Sayangnya, ada saja yang tak mengindahkan hal itu. Bahkan, ada juga pedagang yang mengambil air dari tempat cuci tangan tersebut. Air itu untuk disiramkan ke barang dagangannya berupa sayuran agar terlihat segar.

Padahal, ulah pedagang ‘nakal’ di pasar induk itu kerap diingatkan oleh petugas Pos Gugus Tugas Covid-19 Pasar Tanjung. Mereka terdiri dari unsur Pol PP, kepolisian dan TNI. Hanya saja, kebiasaan itu tetap dilakukan. Pelaku seolah tak sadar akan kekeliruannya tersebut.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Pemkab Jember Gatot Triyono, menyesalkan perilaku oknum pedagang yang menyalahgunakan fasilitas cuci tangan tersebut. Karena tidak dimanfaatkan sebagaimana mestinya.

“Ini sudah tidak benar, karena tempat cuci tangan dipakai cuci piring. Seharusnya pedagang ikut merawat tempat cuci tangan itu. Karena demi kepentingan mereka dan kesehatan bersama. Terlebih harganya tidak murah,” ucapnya. (kl)

Reporter : Winardyasto

Fotografer : Winardyasto

Editor : Mahrus Sholih