Formadiksi UIJ Buka Puasa Bersama Anak Yatim

BERSYUKUR: Para yatim di Panti Asuhan At-Tafakur, Wirolegi, saat buka bersama mahasiswa Bidikmisi UIJ

RADAR JEMBER.ID – Para mahasiswa penerima Bidikmisi (Biaya Pendidikan Mahasiswa Miskin Berprestasi) Universitas Islam Jember (UIJ) menyantuni para yatim dan fakir miskin di Panti Asuhan Atafakur, Wirolegi, kemarin sore. Mereka rela menyisihkan sebagian dananya untuk berbagi kepada sesama, khususnya para yatim dan duafa, yang dianggap layak menerima santunan.

IKLAN

Salah satu pengurus Formadiksi (Forum Mahasiswa Bidik Misi) UIJ, Amin, mengatakan, kepedulian kawan-kawannya untuk menyantuni para yatim dan kaum duafa tersebut, sebagai wujud syukurnya kepada Allah SWT. Yakni, mereka terpilih sebagai penerima Bidikmisi hingga lulus kuliah, tanpa mengeluarkan uang sepeser pun. “Makanya sebagian dari dana uang saku kami salurkan yang berhak menerimanya,” ujar Amin.

Dipilihnya Panti Asuhan At-Tafakur sebagai objek santunan, kata Amin, karena lembaga tersebut juga butuh perhatian semua pihak untuk mengembangkannya. “Kebetulan di panti tersebut ada mahasiswa Bidikmisi UIJ,” imbuh Amin. Ke depan, kata mahasiswa Prodi Bimbingan dan Konseling FKIP ini, Formadiksi juga akan mengembangkan jangkauannya ke panti-panti lain.

Saat ini, kata Amin, jumlah mahasiswa Bidikmisi UIJ sebanyak 250-an yang tersebar di berbagai fakultas. Selain mendapat beasiswa untuk kuliah sampai lulus mereka juga mendapat uang saku sebanyak Rp 650 ribu per bulan. “Kami berharap kawan-kawan juga memperhatikan prestasi akademiknya,” imbuhnya.

Rektor UIJ Abdul Hadi mengapresiasi kegiatan yang dilakukan Formadiksi tersebut, sebagai pertanda mereka peduli terhadap sesama dan anak yatim. “Kegiatan ini perlu ditiru oleh mahasiswa lain. Mungkin bentuknya bisa berbeda-beda,” kata Abdul Hadi. Dalam kesempatan itu, Ustad Nur  Faqih, yang juga dosen FKIP UIJ, memberi tausiah pentingnya mengisi bulan Ramadan dengan kegiatan positif. “Insyaallah membawa berkah melimpah,” ujar Nur Faqih dalam tausiah sebelum berbuka puasa. (*)

Reporter :

Fotografer : Istimewa

Editor : Shodiq Syarif