Petugas Tangkap Dua Penambang Liar di Hutan Silo

TERTANGKAP BASAH: Kedua tersangka penambangan liar di kawasan hutan di Kecamatan Silo sedang menjalani pemeriksaan di polsek setempat.

SILO.RADARJEMBER.ID- Dua orang yang diduga telah melakukan penambangan liar di kawasan hutan lindung Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Curahtakir BKPH Ambulu yang berada di Dusun Baban Barat, Desa Mulyorejo, Silo, Jember, Jawa Timur, diamankan petugas Perhutani dan anggota Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH), Kamis (23/01/20) pukul 20.00. Selain menangkap dua pelaku, petugas juga mengamankan beberapa barang bukti.

IKLAN

Kedua pelaku penambangn liar ini masing-masing adalah Abdullah Abas, 40 warga Dusun Pitu, Desa Amural Puda, Kecamatan Amural, Kabupaten Minahasa Selatan, Sulawesi Utara, dan Sudai, 65, warga Dusun Karangtengah, Desa Sanenrejo, Kecamatan Tempurejo, Jember, Jawa Timur.

Sebelum keduanya tertangkap, anggota Perhutani dan LMDH “Wana Kitri” melaksanakan patroli rutin di kawasan hutan RPH Curah takir. Saat berada di TKP petak 1 A- 1 RPH Curah Takir, petugas mendapati dua orang sedang melakukan aktivitas penambangan liar

Saat tepergok petugas, keduanya sedang melakukan aktivitas penambangan di dalam kawasan hutan tanpa izin. Kedua pasrah ketika petugas mengamankan mereka. “Karena ada barang bukti, akhirnya polisi menetapkan keduanya sebagai tersangka,” ujar AKP Heri Wahyono, Kapolsek Silo melalui Aipda Sakki Taqin, Kanit Reskrim.

Akibat perbuatannya, kedua tersangka dijerat Pasal 89 ayat (1) ke-b (Pasal 17 ayat 1 huruf b) UU Nomor 18 Tahun 2003 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan Jo Pasal 55 ayat (1) ke 1e KUHP. “Atau Pasal 158 ayat (1) UU RI Nomor 04 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batu Bara,” pungkasnya. (*)

Reporter : Jumai

Fotografer : Jumai

Editor : Mahrus Sholih