Petahana Jajaki Jalur Independen

Deklarasikan Duet Faida-Vian

MULAI GERAK: Baliho Bacabup-Bacawabup Faida-Vian terpampang di Jalan Gajah Mada. Pasangan ini sedang menjajaki jalur independen meski tetap membuka diri terhadap dukungan parpol.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Munculnya belasan nama tokoh yang akan maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Jember tahun 2020 semakin mengerucut. Siang kemarin (23/1), melalui juru bicaranya, dr Faida MMR dan Dwi Arya Nugraha Oktavianto (Faida-Vian) melakukan jumpa pers. Duet ini mendeklarasikan diri sebagai pasangan bakal calon bupati dan bakal calon wakil bupati (bacabup-bacawabup).

IKLAN

Faida yang saat ini menjadi Bupati Jember dan Vian sebagai pengusaha diketahui sudah sama-sama mendaftar ke sejumlah partai politik. Namun demikian, kemunculan pasangan Faida-Vian dimaksudkan untuk menjajaki jalur perseorangan atau independen.

“Pasangan Faida-Vian berikhtiar untuk menjemput rekom rakyat (menempuh jalur independent, Red). Meski begitu, pasangan ini tidak menutup diri dengan partai politik. Apalagi, keduanya sudah mendaftar ke beberapa partai,” kata Rully Efendi, juru bicara Faida-Vian di salah hotel di Jember, kemarin (23/1).

Disinggung kemunculan keduanya yang cukup mengejutkan, menurut Rully, hal itu sudah melalui pertimbangan yang matang. Nama Vian bukan muncul begitu saja, melainkan ada sosok yang juga memberi saran untuk menjadi pendamping Faida pada perhelatan Pilkada 23 September nanti.

Rully menegaskan, sosok yang memberi saran tak lain adalah KH Abdul Muqit Arief yang memutuskan untuk tidak maju lagi dan memilih mengurus pondok pesantrennya. “Munculnya nama Mas Vian sebagai pendamping Bu Faida, salah satunya atas izin dan petunjuk Kiai Muqit,” jelasnya.

Penjajakan jalur nonpartai tersebut, menurutnya, bukan sekadar main-main. Relawan yang ada di tingkat kecamatan dan desa hingga dusun saat ini terus bergerak melakukan penggalangan dukungan untuk menempuh jalur independen. “Kami tidak menutup komunikasi dengan partai politik. Namun, arus dukungan rakyat tidak bisa kita bendung. Keinginan rakyat mengusung kembali Bu Faida sudah kami konsolidasi,” ungkapnya.

Ditanya terkait waktu yang hanya tersisa sebulan lagi untuk jalur independen, Rully mengaku optimistis para relawan akan mampu melakukan penggalangan dukungan sesuai yang dipersyaratkan KPU Jember. Yaitu pengumpulan fotokopi KTP dan surat dukungan sebanyak 121.127 orang dari minimal 16 kecamatan yang ada di Jember. “Para relawan terus bergerak. Ini membuktikan kehendak masyarakat masih banyak yang menginginkan Bu Faida untuk dua periode,” katanya.

Sementara itu, putra sulung Faida, Akmal mengungkapkan, Vian dan keluarganya sudah saling mengenal sejak lama. “Keluarga kami kenal baik dengan keluarga Mas Vian,” ucapnya.

Akmal menyebut, keluarga besar Faida merestui dan percaya kepada Vian untuk menemani Faida melanjutkan kepemimpinannya. Sosok Vian dikenal sebagai pemuda yang memiliki integritas tinggi dan antikorupsi. “Kami yakin Mas Vian bisa menemani ibu dengan baik,” tuturnya.

Pendaftaran jalur perseorangan ini akan dibuka dan ditutup pada 19-23 Februari mendatang. Tiap pasangan bacabup-bacawabup wajib menyerahkan persyaratan fotokopi KTP sebanyak 121.127 lembar yang disertai dengan surat dukungan. Oleh karenanya, tenggat waktu tak sampai satu bulan ini harus benar-benar dimanfaatkan oleh tim maupun relawan agar pasangan bakal calon yang mereka usung bisa lolos dan berlanjut ke tahap verifikasi faktual.

Dengan munculnya pasangan Faida-Vian ini, berarti sudah ada dua pasangan bacabup-bacawabup yang menjajaki jalur independen. Jadi, tinggal tunggu waktu, apakah calon petahana yang akan maju lewat jalur independen atau bacabup-bacawabup lain yang sudah mendahului dengan konsultasi ke KPU Jember, beberapa waktu lalu. Atau justru dua-duanya?

Reporter : Nur Hariri

Fotografer : Dwi Siswanto

Editor : Mahrus Sholih