Percepat Kepemilikan Identitas

RADAR JEMBER.ID – Pemerintah Kabupaten Jember terus mendorong kepemilikan identitas bagi anak. Tak hanya akta kelahiran, tapi juga Kartu Identitas Anak (KIA). Sebab, saat ini identitas bukan cuma kebutuhan layanan bagi orang dewasa. Anak-anak juga memiliki kepentingan yang sama. Bahkan, pencatatan identitas yang diakui negara merupakan hak sipil paling mendasar yang harus dipenuhi oleh pemerintah, termasuk pemerintah daerah.

IKLAN

Sebab, anak yang tidak memiliki kepastian identitas diri, berisiko tak mendapatkan hak-hak sipilnya seperti akses mendapatkan bantuan sosial dan akses memasuki sekolah negeri. Bahkan, anak-anak yang tidak dicatatkan identitasnya oleh negara terancam ditahan lebih lama meskipun melakukan tindak pidana ringan.

Bahkan, pada beberapa kasus, anak yang tak memiliki akta lebih rentan mendapatkan perlakuan diskriminasi dan perundungan karena ketidakjelasan identitas. Oleh karena itu, untuk memberikan kejelasan identitas bagi anak, pemerintah daerah menggencarkan program kepemilikan KIA dan akta kelahiran. Program itu mulai digenjot sejak awal 2017 lalu.

Menurut Bupati Jember Faida, identitas anak berfungsi melindungi hak anak. Selain itu, gun amemudahkan dan mempercepat anak mendapatkan akses pelayanan di berbagai bidang. Mulai dari bidang pendidikan, kesehatan, maupun sosial dengan lebih terjaga dan terjamin. “KIA juga dapat melindungi anak-anak dari perlindungan perdagangan anak, serta dapat terlayani hak-hak kependudukannnya,” katanya.

KIA juga bisa digunakan sebagai kartu pengenal dalam banyak urusan. Misalnya, ketika akan membuat paspor, dengan berbekal KIA, seorang anak sudah bisa membuat paspor dengan namanya sendiri. Demikian juga dalam akses kesehatan. Jika dulu harus menggunakan nama orang tua, untuk saat ini seorang anak sudah boleh pakai namanya sendiri, karena sudah memiliki identitas sendiri.

Data dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) yang dirilis oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB), tingkat kepemilikan identitas, baik akta kelahiran maupun KIA, cukup tinggi. Dari 690.004 anak di Jember, sebanyak 528.623 di antaranya telah memiliki akta kelahiran, sedangkan 124.853 anak memiliki KIA. Jadi, sisanya hanya sejumlah 36.528 anak yang belum memiliki kedua identitas tersebut. (*)

Reporter : Mahrus Sholih

Fotografer : Dwi Siswanto

Editor : Mahrus Sholih