Cakades Yang Ditolak Adalah Tukang Cukur

MINTA KEADILAN : Holis, (kanan) salah satu Calon Kepala Desa (Cakades) Desa Balung Lor Balung yang mengundurkan karena tidak terima dimintai sumbangan.

RADARJEMBER.ID – Mulyono, salah seorang cakades Balung Lor yang ‘menghebohkan’ jagat maya karena ditolak saat mendaftar sebagai cakades ternyata seorang tukang cukur.

IKLAN

Sebagai orang kecil, Mulyono harus menabung sedikti demi sedikit uang memeras keringat dari hasil tukang cukur. Bahkan dia kerja mulai pagi hingga tembus malam.

“Saya orang miskin. Ngumpulkan uang Rp 1.000, Rp 2.000, atau Rp 5.000 untuk bisa nyalon kades,” katanya.

Sebagaimana diketahui, pencalonan Mulyono sebagai Cakades Balung Lor ditolak panitia pelaksana.

Ketua panitia pilkades Desa Balung Lor Ali Mahfudi mengatakan, semua mekanisme pemilihan Pilkades sudah melalui kesepakatan bersama.

Dia menyebut, sumber pembiayaan pilkades itu bisa dari APBD, kedua dari APB-Des, dan dari sumbangan para calon. Nah, nominal Rp 5 juta itu adalah hasil rembukan semua panitia dan BPD. ”Empat calon sepakat, satu menolak (Mulyono). Ya harus ikut kuorum,” ungkapnya. Menurutnya, nominal Rp 5 juta itu digunakan untuk 10-12 rincian dalam pilkades di desa tersebut.

Reporter : Maulana

Fotografer : Jumai

Editor : Hadi Sumarsono